
BERPRESTASI: Atlet judo Kota Mojokerto menjalani latihan rutin di dojo Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan. (dok JPRM)
JawaPos.com – Dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX 2025 di Malang Raya, para atlet bela diri dari tiga cabang olahraga serumpun di Kota Mojokerto, yaitu kurash, judo, dan sambo bersiap memulai program intensif training center (TC).
Dengan semangat regenerasi yang telah diterapkan, pengurus optimistis bahwa prestasi yang diraih pada Porprov sebelumnya dapat dilampaui.
Pelatihan intensif yang dipimpin oleh Kepala Pelatih M Syaiful Raharjo dilakukan di dojo Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan. Program latihan ditingkatkan seiring dengan mendekatnya Porprov tahun depan. Meskipun cabang olahraga ini memiliki disiplin ilmu yang berbeda, para atlet dapat berlatih bersama karena memiliki kesamaan dasar.
Salah satu cabang, kurash, memiliki program peningkatan TC dan latihan sparing dengan daerah lain. "Kita juga akan melaksanakan TC di luar daerah bekerja sama dengan beberapa pemain timnas kurash dan judo untuk didatangkan ke sini," ungkap Syaiful dilansir dari Radar Mojokerto.
Prestasi gemilang berhasil dicapai oleh atlet kurash pada Porprov VIII 2023, dengan meraih dua medali emas dan dua perunggu. Target awal satu emas dan dua perunggu terlampaui, dan Syaiful berharap prestasi tersebut dapat terus ditingkatkan.
"Tahun depan mereka yang masih junior ketika turun di porprov tahun lalu akan lebih siap dan usianya lebih matang," tambahnya.
Program TC dan sparing juga akan diterapkan pada atlet cabang judo dan sambo. Kontingen kota meraih tiga medali perunggu dari judo pada Porprov tahun lalu. Syaiful menyatakan bahwa atlet judo yang telah matang akan dikembalikan ke cabang asal, karena di kurash, regenerasi telah berjalan dan atlet-atletnya sudah matang secara teknik, fisik, dan usia.
Program ini juga akan dijalankan pada atlet yang menekuni cabor judo dan sambo. Pada porprov tahun lalu, kontingen kota meraih tiga medali perunggu dari judo.
Meliputi Immanuel Alfredo Putra Takim (perorangan putra kelas 90-100 kg), Octa Widya Yulianti (perorangan putri kelas 63-70 kg), dan Ferdyansyah Irawan Cahyo (perorangan putra kelas 73-81 kg).
Dengan semangat membara dan persiapan yang matang, tiga cabang olahraga serumpun di Kota Mojokerto yakin dapat menampilkan performa terbaik mereka pada Porprov IX 2025. Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat mendorong semangat para atlet menuju prestasi yang lebih gemilang.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
