Pelatih Ganda Putra Indonesia Pastikan Rian Ardianto telah Pulih

24 November 2022, 14:29:14 WIB

JawaPos.com-Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bisa langsung tancap gas dalam persiapan menuju BWF World Tour Finals (WTF). Ajang tersebut berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 7–11 Desember 2022.

Asisten pelatih ganda putra Aryono memastikan kondisi Rian sudah pulih. Rian sudah mengikuti latihan per pekan lalu.

’’Setelah minggu lalu selesai pemulihan fisik, minggu sekarang mulai banyak teknik strategi dan akurasi,’’ ujarnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Sebelumnya diketahui Rian mengalami cedera setelah ditaklukkan pasangan Inggris Ben Lane/Sean Vendy di babak 16 besar French Open dengan skor 1-2 (21-16, 21-23, 15-21).

Karena itu, Rian tidak bisa tampil di beberapa turnamen. Seperti partai ekshibisi BNI Bright Up Cup pada 11 November dan Australia Open (15–20 November).

Saat Rian tidak tampil di Bright Up Cup, Fajar sempat berpasangan dengan Pramudya Kusumawardana dan meraih posisi runner-up. Sedangkan juara direbut Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.

Pasangan Malaysia itu diketahui menjadi salah satu peserta di WTF. Selain itu, ada nama-nama seperti Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, ganda Tiongkok Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi, pasangan Denmark Kim Astrup/Rasmussen, andalan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, wakil Korea Selatan Choi Sol-gyu/Kim Won-ho, dan satu pasangan Malaysia sekaligus juara dunia 2022 Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Selain FajRi, julukan pasangan Fajar/Rian, Aryono menyatakan bahwa Ahsan/Hendra juga sudah intens berlatih. ’’Ahsan/Hendra lebih dulu berlatih daripada Rian. Jadi, kondisi fisiknya lebih baik,’’ ungkapnya.

Aryono menyebut atletnya bisa persiapan sekitar satu bulan. Sejauh ini, mereka sudah memperbaiki apa-apa saja yang menjadi kekurangan. Dia menilai, nomor ganda putra di WTF kali ini bakal ketat.

’’Sekarang nomor satu ada Hoki/Kobayashi, Kemudian Aaron/Soh naik peringkat juga. Jadi, persaingannya sangat ketat dan tidak mudah untuk dimenangkan di WTF. Tapi, kami akan berusaha keras,’’ bebernya.

Di WTF kali ini, FajRi menempati poin teratas dengan 91.870. Hal itu tak lepas dari konsistensi runner-up Asian Games 2018 Jakarta tersebut sepanjang tahun. FajRi mengikuti total 15 turnamen.

Dengan hasil empat kali juara di Swiss Open, Indonesia Masters, Malaysia Masters, dan French Open. Selain itu, mereka menahbiskan diri sebagai runner-up di Korea Open, Thailand Open, Malaysia Open, dan Singapore Open.

Kendati demikian, Fajar tak ingin besar kepala. Identik dengan Aryono, Fajar menilai, meski meraih hasil yang terbilang konsisten sepanjang tahun ini, persaingan di ganda putra sangat ketat. Di mana, satu dan lainnya bisa saling mengalahkan.

Secara head-to-head dengan lawan yang merupakan peserta WTF 2022, FajRi mencatat rekor yang beragam. Misalnya, unggul 6-2 atas Ong/Teo, menang 2-1 atas Li/Xuanyi, unggul 1-0 atas Choi/Kim, imbang 3-3 dengan Aaron/Soh, serta kalah 1-2 oleh Astrup/Rasmussen. Lalu, kalah dengan skor identik 2-3 oleh seniornya, Ahsan/Hendra, dan juga Hoki/Kobayashi.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : raf/c17/bas

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads