alexametrics
Indonesia Open 2021

Asa Vito Terjaga untuk Tampil di BWF World Tour Finals

24 November 2021, 21:12:03 WIB

JawaPos.com-Dua pemain tunggal Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito dan Gregoria Mariska Tunjung, melewati hadangan pertama mereka di ajang BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2021 dengan sukses kemarin (23/11).

Namun, di babak kedua, lawan lebih berat sudah menanti.

Vito –sapaan akrab Rhustavito– menaklukkan pemain Thailand Sitthikom Thammasin lewat rubber game 21-12, 15-21, 21-16. Di babak kedua, ranking ke-20 dunia itu bakal menghadapi ranking ke-13 dunia asal Denmark Rasmus Gemke.

Gemke melaju ke babak kedua setelah tampil apik menumbangkan juara All England 2021 Lee Zii Jia. Pemain yang kariernya digadang-gadang secemerlang seniornya di Malaysia Lee Chong Wei tersebut takluk dalam rubber game 21-13, 23-25, 16-21 di tangan Gemke.

Vito saat ini adalah satu-satunya tunggal putra Indonesia yang berpeluang lolos ke BWF World Tour Finals 2021. Ajang tersebut menjadi rangkaian terakhir tiga turnamen dalam Indonesia Badminton Festival 2021. Hanya delapan posisi tertinggi pada ranking BWF World Tour Finals di semua sektor yang berhak tampil di kejuaraan tersebut.

Saat ini, Vito bercokol di posisi ke-13. Untuk mendongkrak namanya ke delapan besar, pebulu tangkis 27 tahun itu minimal harus menembus semifinal Indonesia Open.

’’Saya bawa enjoy saja. Tidak terlalu memikirkan harus tampil di BWF World Tour Finals. Yang penting tampil yang terbaik dulu di Indonesia Open. Kalau memang bisa tembus semifinal, ya alhamdulillah,’’ ucap pemain jebolan PB Djarum tersebut.

Vito menyebut Gemke pemain yang punya tipikal terus menyerang. Dia akan berusaha mencari strategi terbaik untuk meredam permainan pebulu tangkis 24 tahun itu. Keduanya baru bertemu sekali di babak kedua All England tahun lalu.

Saat itu Vito takluk setelah menjalani rubber game 21-18, 13-21, 18-21. ’’Yang penting mengembalikan kondisi dulu. Strategi setelah ini akan saya bicarakan dengan pelatih,’’ ucap Vito.

Di sisi lain, Grego –sapaan akrab Gregoria– menumbangkan atlet Thailand Supanida Katethong 21-16, 21-15. Di 16 besar, pebulu tangkis asal Wonogiri itu akan menghadapi pebulu tangkis Thailand lainnya, yakni Pornpawee Chochuwong.

Ranking ke-10 dunia itu menembus babak kedua setelah mengalahkan Lianne Tan asal Belgia 21-12, 21-12.

Di dua pertemuan sebelumnya, Grego dan Pornpawee berbagi adil satu kemenangan. Namun, dalam pertemuan terakhir di Piala Uber Oktober lalu, Pornpawee yang menang dalam rubber game 14-21, 21-10, 21-10.

’’Semoga bisa mengontrol emosi dan mental saya agar tampil lebih baik dan berani di pertemuan kali ini. Saya tahu belakangan ini dia (Pornpawee) punya hasil baik di berbagai kejuaraan,’’ ucap Grego.

Ganda putra terbaik Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo juga melewati hadangan pertama di Indonesia Open.

Meski masih kelelahan setelah tampil di final Indonesia Masters pada Minggu (21/11) malam, pasangan ranking satu dunia itu mampu menumbangkan pasangan Jepang Keiichiro Matsui/Yoshinori Takeuchi lewat rubber game 12-21, 21-18, 21-15.

Di laga yang berlangsung selama 65 menit itu, Marcus/Kevin tampak begitu kelelahan. Mereka kehilangan daya dobrak dan smes keras yang biasa mereka peragakan. Kedua pasangan malah lebih sering bermain reli panjang dengan saling beradu pukulan lob. Reli terpanjang di laga itu mencapai 93 pukulan.

’’Saya rasa BWF memperlakukan kami seperti robot. Baru selesai main hari Minggu, terus mentang-mentang kami seeded satu harus main hari Selasa. Saya rasa kurang fair. Cuma dapat istirahat sehari tidak cukup,’’ kritik Kevin setelah pertandingan.

Di babak kedua, Marcus/Kevin akan menghadapi pasangan Korea Selatan Choi Sol-gyu/Kim Won-ho.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : irr/c17/dra




Close Ads