alexametrics

Badan Lemas, Demam, dan Mual, Pelatih Tunggal Putra PDP Virus Korona

24 Maret 2020, 14:54:49 WIB

JawaPos.com-PP PBSI mengkonfirmasi bahwa Pelatih Kepala Tunggal Putra PBSI Hendry Saputra saat ini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

Hendry merasakan gejala Covid-19 pada hari ketujuh isolasi mandiri di Pelatnas PP PBSI Cipayung sepulangnya dari mendampingi Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dkk dari Birmingham, Inggris.

Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan tindakan sesuai prosedur. Yakni mengisolasi semua orang yang melakukan kontak langsung dengan Hendry.

Itu terhitung sejak dia menyampaikan keluhan seputar kondisi kesehatannya yang menurun. Selain itu, Pelatnas Cipayung kini benar-benar tertutup dan tidak ada arus keluar masuk.

Pantauan tim dokter PBSI kepada tim All England pun semakin intens. Masa isolasi mandiri tim All England juga diperpanjang sampai awal April.

“Memang betul, saat ini Hendry Saputra dinyatakan sebagai PDP dan masih harus mengikuti serangkaian test Covid-19. Kami telah menerima laporan dari tim dokter bahwa Hendry tengah menunggu swab test untuk memastikan apakah positif Covid-19 atau tidak,” kata Budiharto dalam siaran pers PP PBSI yang juga diterima Jawa Pos.

“Gejala awal yang disampaikan Coach Hendry itu dia merasa demam, lemas, mual, makanan tidak bisa masuk. Setelah dilakukan CT Scan, banyak flek di paru-paru kiri, sedangkan Coach Hendry tidak ada riwayat sakit paru sebelumnya. Untuk memastikan bahwa apakah terjangkit Covid-19, memang harus dilakukan swab test. Ini yang masih kami tunggu sampai sekarang,” ujar dr. Octaviani, salah satu anggota tim dokter PBSI.

PBSI juga akan melaporkan kasus ini kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) melalui Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI, Bambang Roedyanto.

“Betul, akan kami laporkan ke BWF hari ini, karena Hendry merupakan salah satu dari anggota tim yang ke All England. Saat ini PBSI juga terus berusaha untuk menekan potensi penyebaran Covid yang tengah mewabah di Indonesia. Salah satunya dengan kebijakan menutup full akses pelatnas,” tutur Budiharto.

Budiharto menuturkan bahwa para pelatih yang tidak tinggal di asrama Pelatnas Cipayung, juga telah diinstruksikan untuk tidak datang ke Pelatnas Cipayung hingga akhir pekan ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Susy Susanti menyatakan bahwa sesi latihan di pelatnas tengah disesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Sampai hari ini latihan jalan terus. Tapi menyesuaikan dengan kondisi kesehatan atlet, hanya untuk jaga performa saja atau sifatnya bebas aktif. Jadwal latihan pun diatur agar tidak bersamaan, kami juga selalu mengimbau atlet untuk jaga jarak satu sama lain,” jelas Susy.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : Gugun Gumilar, PP PBSI

Saksikan video menarik berikut ini: