Proliga 2022

Menang, Tim yang Didirikan SBY Tempel Ketat Pemuncak Klasemen

24 Januari 2022, 18:41:25 WIB

JawaPos.com-Jakarta Pertamina Fastron (JPF) tak terbendung di putaran pertama Proliga musim 2022. Agustin Wulandhari dkk menyapu bersih kemenangan pada putaran pertama.

Terakhir, Bandung BJB Tandamata yang digulung dengan skor telak 3-0 (25-19, 25-22, 25-16) di Padepokan Bola Voli Jenderal Polisi Kunartu, Sentul, Kabupaten Bogor, kemarin.

Kemenangan itu membuat JPF berada di puncak klasemen dengan poin sempurna 12 dari empat laga. Mereka jauh mengungguli empat kompetitornya.

Pelatih JPF Oktavian menyatakan, kemenangan tersebut sangat berarti bagi tim. Sebab, sebelum laga, dia dibuat waswas. Itu disebabkan pemain asingnya, Prisilla Rivera, mengalami cedera di bagian perut.

Oktavian sempat berpikir untuk tidak memainkannya. ”Tapi, dia tetap ngotot untuk main. Hasilnya alhamdulillah,’’ ucapnya saat diwawancarai pasca pertandingan.

Ya, saat pertandingan, Rivera bermain cerdas dengan memberikan banyak bola manja kepada pemain lain. Di laga tersebut, Megawati Hangestri Pertiwi dan Ratri Wulandari bermain baik dengan mampu menyumbang poin saat menyerang dan bertahan.

Meski memuncaki klasemen, dia menilai masih banyak kelemahan tim yang perlu diperbaiki. ”Kekurangan kami sejauh ini masih dari segi bola variasi quick yang belum berjalan. Hal itu akan kami perbaiki ke depannya,’’ ujarnya.

Megawati menambahkan, salah satu kunci tim bisa menyapu bersih kemenangan karena bermain lepas. ”Kami enjoy dan bermain tanpa berpikir negatif,’’ ucapnya.

Kemenangan itu membuat JPF hampir pasti melenggang ke final four. Megawati ingin tim terus berkembang. ”Kami harus kerja keras lagi karena di final four pasti setiap tim akan berjuang mati-matian,’’ ucapnya.

Sementara itu, pelatih Bandung BJB Tandamata Agus Irawan mengakui bahwa kondisi tim kurang baik. Selain itu, berbeda dari laga sebelumnya saat menumbangkan Jakarta Elektrik PLN, permainan Madeline Guillen kali ini dianggapnya tidak optimal.

Dia merasa kurang maksimalnya Guillen karena di pihak lawan ada Niverma Marte. Dia merupakan senior Guillen di Republik Dominika. ”Jadi, performanya kurang kelihatan,’’ kata Agus.

Agus menilai timnya harus bekerja keras untuk bisa menembus final four. ”Harus ada perbaikan di berbagai tempat,’’ ucapnya.

Pada laga di sektor putra, Bogor LavAni mampu mengalahkan Jakarta BNI 46 dengan skor 3-1 (25-17, 21-25, 25-15, 25-16). Pelatih LavAni Jiang Jie menyatakan, di laga tersebut tim bermain lebih baik. Sebagai tim baru, chemistry antar pemain mulai terlihat.

Tim yang didirikan oleh Presiden Keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono itu menempel ketat dua pemuncak klasemen Jakarta Pertamina Pertamax dan Surabaya Bhayangkara Samator yang sama-sama mengoleksi 9 poin.

”Permainan kami terus naik. Kami memang butuh waktu untuk bisa terus bermain baik,’’ katanya.

Di sisi lain, kekalahan membuat BNI 46 berada di juru kunci. Pelatih BNI 46 Samsul Jais menuturkan bahwa permainan tim di bawah performa. Terutama tiga pemain senior, Sigit Ardian serta duo asing Takahiro Tozaki dan Camejo Durruthy Osmany.

Mereka belum bisa mengangkat tim. ”Jadi, evaluasi ke depan kami harus perbaiki semuanya. Terutama servis,’’ kata Samsul.

Di dua laga terakhir putaran pertama, BNI 46 bakal menghadapi Kudus Sukun Badak (28/1) dan Palembang Bank Sumsel Babel (PBSB) dua hari setelahnya. Dua laga tersebut sangat penting. Sebab, dua tim itu menjadi kompetitor utama memperebutkan final four.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : raf/c6/bas

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads