Indonesia International Series 2022

Laju Hebat No 520 Dunia dari Indonesia Dihentikan Unggulan No 1

23 September 2022, 17:45:53 WIB

JawaPos.com-Laju hebat pemain Indonesia Alvi Wijaya Chairullah di ajang Indonesia International Series 2022 terhenti pada perempat final. Pemain nomor 520 dunia itu dikalahkan unggulan pertama yang juga seniornya di pelatnas PP PBSI, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay.

Dalam laga di GOR Among Rogo, Jogjakarta, hari ini (23/9), Ikhsan menang lewat pertarungan sengit rubber game dengan skor 21-17, 20-22, 21-18. Ikhsan perlu waktu 78 menit untuk menyelesaikan pertandingan.

“Hari ini lawan saya berbeda dari kemarin-kemarin. Alvi kan kidal, jadi tadi agak berbeda membaca bolanya,” ucap Ikhsan dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Dari awal saya sudah mengira, tidak akan mudah melewati Alvi. Di game pertama saya sempat tertekan, tapi saya coba keluar dari tekanan itu. Stabil raih poin per poin untuk mengimbangi dia. Di game kedua saya salah dari kesiapannya di poin akhir, setelah mengejar dari 16-20 ke 20-20, fokus saya malah hilang dan kecolongan.”

“Di game ketiga saya lebih tahan fokus dan pikirannya saja,” ucap Ikhsan lagi.

Di babak semifinal, Ikhsan kembali akan ditantang rekan satu pelatnas PP PBSI, Alwi Farhan. Alwi sendiri di babak perempat final sukses menjungkalkan wakil Jepang, Keita Makino dalam dua game langsung 21-10, 21-13.

“Besok lawan Alwi harus main maksimal lagi. Jangan lihat dia kawan di pelatnas atau apa, harus terus berjuang. Karena kan nasib menang kalah kita sendiri yang tanggung,” ungkap Ikhsan.

“Beban sebagai unggulan pertama itu mungkin ada, tapi saya jadikan itu sebuah motivasi. Buat apa jadi beban kalau akhirnya tidak bisa main maksimal. Amit-amit saya kalah nanti, setidaknya saya sudah main all out,” tutur Ikhsan.

Di sisi lain, walau menelan kekalahan Alvi mengatakan tetap puas dengan penampilannya sejauh ini. Dia mengatakan sudah mengeluarkan seluruh kemampuan.

“Alhamdulillah saya bersyukur dengan hasil sampai babak delapan besar ini. Kan di Mongolia saya kalah di babak 16 besar, jadi ada peningkatan,” ucap Alvi.

“Semua kemampuan sudah mampu saya keluarkan di turnamen ini. Ke depan saya harus lebih percaya diri lagi dengan permainan saya. Tadi pun melawan Bang (Ikhsan) Rumbay, senior saya yang lebih berpengalaman dan lebih matang, sedikit lagi sebenarnya.”

“Tinggal evaluasi di non teknisnya seperti bagaimana harus mengatasi ketegangan dan keluar dari tekanan,” tambah Alvi.

Editor : Ainur Rohman

Saksikan video menarik berikut ini: