alexametrics

Alasan Ratu Tisha Masuk Kepanitiaan Piala Asia 2021

23 April 2021, 20:07:26 WIB

JawaPos.com – Panitia pelaksana FIBA Asia Cup Indonesia 2021 terus mematangkan persiapan. Mereka telah menggelar rapat pleno pertama kemarin (22/4) di Jakarta. Dari rapat tersebut, panpel menetapkan beberapa target untuk turnamen yang digelar pada 19–27 Agustus 2021 di Istora Senayan itu.

FIBA Asia Cup 2021 ini akan menjadi event olahraga internasional pertama di Indonesia yang digelar dalam masa pandemi. Ini menjadi tantangan berat bagi panpel. FIBA memutuskan, jika kondisi belum membaik, turnamen akan tetap dilakukan dengan menerapkan sistem gelembung.

Ketua Panitia FIBA Asia Cup Indonesia 2021 Junas Miradiarsyah mengatakan, ada target sukses yang ingin dicapai. Dia menekankan kepada seluruh panpel agar menggelar turnamen dengan aman dan memenuhi protokol kesehatan dari pemerintah dan FIBA.

’’Jika kita bisa melakukan itu, tidak hanya sukses penyelenggaraan yang diraih. Tapi juga berhasil mempromosikan penanganan Covid-19 di Indonesia berjalan dengan baik,’’ kata Junas dalam keterangan resminya kemarin.

Ada lima bidang kepanitiaan dalam FIBA Asia Cup Indonesia 2021. Kepanitiaan terbagi menjadi dua pimpinan. Mereka mendampingi ketua pelaksana. Francis Wanandi sebagai deputi ketua bidang I (operasional, komunikasi, dan marketing-komersial).

Yang menarik, ada nama Ratu Tisha dalam struktur kepanitiaan. Mantan Sekjen PSSI itu diplot sebagai deputi event director II (administrasi dan keuangan). Lalu, Menpora Zainudin Amali didaulat sebagai penasihat. Mengapa tiba-tiba Ratu Tisha masuk struktur kepanitiaan?

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c17/bas

Saksikan video menarik berikut ini: