alexametrics
SEA Games 2019

Tim Voli Pantai Indonesia Berburu Tiket Olimpiade

22 November 2019, 17:22:13 WIB

JawaPos.com-Sudah lama sekali voli pantai tidak dipertandingkan dalam SEA Games. Kali terakhir nomor tersebut muncul di SEA Games 2011 saat Indonesia menjadi tuan rumah. Saat itu Indonesia menciptakan all Indonesian final. Perang saudara itu dimenangkan Andy Ardiansyah/Koko Prasetyo Darkuncoro.

Karena itu, keputusan Filipina kembali mengadakan voli pantai disambut baik oleh Koko. Dia kini menjadi pelatih tim putra. Indonesia menurunkan dua pasangan andalan. Yakni, Indonesia 1 Ade Chandra Rachmawan/M. Ashfiya serta Indonesia 2 Gilang Ramadhan/Danangsyah Yudistira Pribadi. Mereka juga diterjunkan di Asian Games 2018.

’’Bagi yang lain, selain Ade Chandra, ini menjadi SEA Games pertama mereka,’’ jelas Koko. Ini lucu karena mereka sudah sering mengikuti event yang lebih tinggi.

SEA Games kali ini juga menjadi kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo. Tiga tim terbaik dari zona Asia Tenggara akan melaju ke 2018–2020 AVC Beach Volleyball Continental Cup. Juara event tersebut berhak mendapat tiket Olimpiade. ’’Kalau melihat kesempatan ini, emas harus kami pegang. Sudah harga mati,’’ tegas Koko.

Dia menjadikan hasil Asian Games 2018 sebagai modal berharga. Saat itu Ade Chandra/Ashfiya meraih perak. Sedangkan Gilang/Danangsyah perunggu. ’’Waktu itu kami kalah juga bukan dari tim Asia Tenggara,’’ ujar Koko.

Meski begitu, Koko tidak mau menyepelekan lawan. Mereka mewaspadai Thailand yang lebih sering mengikuti kejuaraan. ’’Negara lain seperti Vietnam atau Kamboja, mereka nggak bisa diremehkan juga karena bisa menjadi tim kuda hitam,’’ imbuhnya.

Chandra bersemangat terjun di SEA Games 2019. ’’Kami harus bisa lampaui hasil di Asian Games. Kalau di Asia runner-up, di sini harus juara. Ini salah satu langkah menuju ke Olimpiade juga,’’ papar pemain 26 tahun itu.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c4/na



Close Ads