alexametrics

Lusa, Maestro Ganda Tiongkok Susul Butet Gabung ke BWF Hall of Fame

22 Juni 2022, 13:45:34 WIB

JawaPos.com – Legenda bulu tangkis putri Indonesia, Liliyana Natsir pada 18 Juni lalu resmi tergabung dalam BWF Hall of Fame yang notabene merupakan ajang inagurasi prestisius untuk pebulu tangkis top dunia. Enam hari kemudian, atau tepatnya Jumat (24/6) besok, satu nama besar lain secara resmi akan segera menyusul Butet: Zhao Yun Lei.

Bagi penggemar bulu tangkis, nama pebulu tangkis putri Tiongkok tersebut tentunya sudah tidak asing lagi. Dikenal sebagai maestro sektor ganda, Zhao Yun Lei adalah pemain jempolan yang ditakuti pada zamannya. Pemain sekaliber Butet pun bahkan menyebut Yun Lei sebagai musuh bebuyutannya.

Sebelum memutuskan pensiun usai perhelatan Olimpiade Rio de Janeiro 2016, karir Yun Lei betul-betul mentereng, baik di nomor ganda campuran maupun ganda putri. Performa puncaknya ada pada tahun 2012, di mana kala itu ia sukses menjuarai Olimpiade London 2012 di dua nomor yang ia geluti tersebut.

Medali emas di nomor ganda putri ia sabet bersama Tian Qing, sementara tahta tertinggi di nomor ganda campuran ia raih bersama Zhang Nan. Hasil positif tersebut membuat Yun Lei menjadi satu-satunya pebulu tangkis di sepanjang sejarah yang mampu mendapat dua medali emas Olimpiade di perhelatan yang sama. Prestasi ini bahkan tidak bisa diraih oleh seniornya yang juga seorang ratu sektor ganda, Gao Ling.

Yun Lei juga tercatat pernah lima kali menjadi juara dunia. Satu gelar ia raih di Kejuaraan Dunia 2011, sementara empat sisanya ia raih di 2014 dan 2015, masing-masing dua nomor.

Atas pencapaian tersebut, rasanya memang sangat pantas Yun Lei masuk dalam jajaran BWF Hall of Fame.

“BWF Hall of Fame adalah penghargaan untuk para pemain elit yang berkemampuan luar biasa, dan Zhao Yun Lei sangat layak berada di dalamnya,” ujar Presiden BWF Poul-Erik Høyer dalam situs resmi BWF.

“Mendapatkan medali emas Olimpiade dan menjuarai Kejuaraan Dunia adalah mimpi setiap atlet. Zhao Yun Lei bahkan sanggup memenangkan dua medali emas Olimpiade dan lima kali menjadi juara dunia. Ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa,” tutup Høyer.

Editor : Banu Adikara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads