alexametrics
Heat 96 vs Lakers 94

Pembalasan Setimpal atas Kekalahan Menyakitkan di Final Musim Lalu

22 Februari 2021, 17:30:42 WIB

JawaPos.com – Miami Heat sempat menelan tiga kekalahan beruntun pada tur tujuh laga tandang. Tapi, Jimmy Butler dkk terus belajar dari kesalahan. Kemarin Heat akhirnya mampu melumat juara bertahan Los Angeles Lakers 96-94.

Hasil tersebut sekaligus revans Heat atas kekalahan mereka di final NBA musim lalu. Saat itu Heat menyerah di tangan LeBron James dkk dalam enam laga dengan skor 4-2.

Aroma revans makin kental karena itu memang kali pertama kedua tim bertemu lagi setelah bentrok di partai puncak empat bulan lalu.

Chemistry kami terus membaik,” ucap Kendrick Nunn shooting guard Heat dilansir ESPN. ”Kami makin memahami satu sama lain. Tim ini sedang berada di jalur yang benar,” tambahnya.

Nunn jadi donatur poin terbanyak Heat dengan 27 angka. Butler menambahi 24 poin dan 8 rebound. Center Bam Adebayo cukup leluasa di paint area lantaran center Lakers Anthony Davis masih absen akibat cedera. Adebayo membuat double-double 16 poin, 10 rebound, dan enam assist.

Lakers punya kesempatan memperpanjang laga ke babak overtime. Itu andai jump shot dari shooting guard Alex Carusso yang bersamaan dengan buzzer tanda laga berakhir di akhir kuarter keempat bisa masuk.

Kemenangan tersebut membuat Heat sementara bercokol di peringkat sepuluh wilayah timur dengan rekor 13-17. Sementara itu, Lakers berada di ranking ketiga wilayah barat dengan rekor menang-kalah 22-9.

”Saya melihat permainan kami jauh membaik seminggu terakhir. Terutama pada defense,” ucap Erik Spoelstra, head coach Heat, kepada Associated Press.

LeBron yang ditinggal tandem utamanya, Davis, membuat 19 poin, 9 assist, dan 9 rebound. Small forward Kyle Kuzma menambahi 23 poin serta center Montrezl Harrell menceploskan 18 poin dan 10 rebound.

Baca Juga: Saat Nomor 1 Dunia Dikalahkan Seorang Murid SMA Berusia 16 Tahun

Davis yang mengalami cedera pada betis kaki kanan diprediksi harus menepi sebulan penuh. LeBron menyebut timnya butuh adaptasi untuk situasi ini. ”Kami belum pernah ditinggal Davis selama ini. Untuk itu, kami masih butuh menyesuaikan diri,” ucap MVP NBA empat kali tersebut.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : irr/c13/bas




Close Ads