alexametrics
Thailand Masters 2020

Sudah Unggul 20-15, Malah Ketikung dan Akhirnya Kalah Menyakitkan

22 Januari 2020, 16:22:46 WIB

JawaPos.com-Tunggal putri Indonesia Ruselli Hartawan kalah secara menyakitkan pada babak pertama Thailand Masters 2020. Melawan pemain Skotlandia Kirsty Gilmour, Ruselli tumbang dalam dua game dengan skor 20-22, 17-21.

Ruselli angkat koper setelah pertandingan yang berlangsung dalam tempo 39 menit.

Overall tadi saya banyak mati sendiri, jorok banget. Dari segi fisik padahal nggak habis. Kesalahannya ada dari diri sendiri saya. Saya harus evaluasi lagi, banyak hal yang harus diperbaiki ke depannya,” kata Ruselli dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

Tunggal putri dari klub Jaya Raya Jakarta ini mengaku sangat kecewa hasil dan penampilannya di Indoor Stadium Huamark Bangkok hari ini (23/1) tersebut.

Apalagi, jika melihat fakta bahwa pada game pertama, dia sempat mencapai game point dalam posisi sangat nyaman 20-15.

Namun, Ruselli membiarkan Gilmour mencetak tujuh angka beruntun untuk mengambil game pembuka.

Pada game kedua, Ruselli langsung tertinggal jauh. Mulai dari 2-10, lalu 16-10.

Namun, pemain berusia 22 tahun tersebut perlahan-lahan bisa bangkit dan memperkecil kedudukan menjadi cuma berselisih satu angka yakni 17-18.

Tetapi, lagi-lagi. Dalam situasi yang sangat krusial, Ruselli tak mampu menuntaskan momentum kebangkitannya itu. Gilmour melesat untuk mencetak tiga angka beruntun dan menutup pertandingan dengan skor 17-21.

”Saya sangat kecewa dengan penampilan saya hari ini, nggak sesuai harapan banget. Kalau bisa main normal mungkin harusnya bisa menang straight game,” sesal Ruselli.

”Tadi game pertama sudah unggul 20-15 tapi nggak game. Dari situ di game kedua saya jadi masih kepikiran dan jadinya nggak bisa keluar,” tambah pemain ranking 37 dunia tersebut.

Untunglah, kegagalan Ruselli tidak diikuti tunggal nomor satu Indonesia Gregoria Mariska Tunjung.

Pemain peringkat 24 dunia itu melaju mulus ke babak dua. Dia tampil sangat baik untuk memukul pemain asal Jerman Yvonne Li dalam dua game langsung yang berakhir dengan skor 21-14, 21-13.

Indonesia hanya menyisakan Gregoria pada babak kedua turnamen level Super 300 ini. Sebab, pada pertandingan berikutnya, Fitriani yang merupakan juara bertahan, tumbang dari pemain Thailand Pornpawee Chochuwong dengan skor sangat telak, 9-21, 16-21.

Editor : Ainur Rohman



Close Ads