alexametrics
Thailand Masters 2020

Kalahkan Kompatriot, Sang Juara Dunia Junior 2019 Terus Melaju

22 Januari 2020, 17:29:19 WIB

JawaPos.com-Ganda putra masa depan Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin melangkah ke babak kedua Thailand Masters 2020.

Merangkak sejak kualifikasi, Leo/Daniel mengalahkan sesama pemain Indonesia Mohammad Reza Pahlevi Isfahani/Sabar Karyaman Gutama.

Sang juara dunia junior 2019 tersebut menang dalam dua game langsung dengan skor 21-15, 21-19 dalam tempo 36 menit.

Pada babak kedua besok (24/1), Leo/Daniel akan berhadapan dengan ganda kuat asal Jepang Akira Koga/Taichi Sato.

Koga/Sato berada di posisi 33 dunia. Jadi di atas kertas, Leo/Daniel yang masih memiliki ranking 81 dunia dan baru naik ke level senior, tidak diunggulkan menang dalam pertandingan ini.

Pada game pertama, Leo/Daniel mendominasi lawannya dan selalu memimpin sejak dalam situasi 4-4. Namun, di game kedua, pertandingan menjadi seru. Leo/Daniel leading lebih dulu dengan skor 6-4.

Namun Reza/Sabar mampu bangkit dan bahkan memimpin dalam kondisi nyaman dalam posisi 19-16. Yang luar biasa, Leo/Daniel berhasil lolos dari kemungkinan bermain di game ketiga. Mereka mencetak lima angka beruntun dan akhirnya memenangkan pertandingan.

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari langsung tumbang pada babak pertama Thailand Masters 2020. (Nafielah Mahmudah/PP PBSI)

Pada laga lainnya, ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari terhenti di babak pertama. Mereka dikalahkan pasangan asal Denmark Niclas Nohr/Sara Thygesen dalam rubber game dengan skor 12-21, 21-16, 12-21.

Laga berlansung dalam tempo 48 menit.

Di game pertama, Rinov/Mentari sempat unggul tipis dengan 4-2. Sayang kondisi tersebut tak berlangsung lama, mereka kehilangan kendali permainan dan akhirnya tumbang pada game pembuka.

Pada game kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat di awal. Setelah poin 11-11, Rinov/Mentari akhirnya melaju, menang 21-16, dan membawa pertandingan ke game penentuan.

Sayang pada game terakhir, Rinov/Mentari lagi-lagi terdominasi oleh lawan.

”Tadi lawannya bagus. Terus kami juga dari kemarin prestasinya belum bagus. Jadi kami masih belum bisa percaya diri di lapangan. Cara main kami memang berubah, nggak seperti sebelumnya,” kata Rinov dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

Rinov/Mentari mengakui gagal tampil all out pada 2020 ini. Pada tiga turnamen pembuka musim ini yakni di Malaysia Masters, Indonesia Masters, dan sekarang di Thailand Masters, mereka selalu kalah di babak pertama.

”Kami sudah coba buat saling meyakinkan dan mengevaluasi permainan kami sebelumnya. Tapi memang dari awal tahun ini, belum bisa keluar dari tekanan. Kami belum bisa menemukan pola main kami,” ucap Mentari.

”Kami masih terus mencoba supaya ke depannya bisa main lebih lepas dan lebih baik lagi. Semua harus ditingkatkan. Dari mental, teknis, semuanya harus diperbaiki lagi,” imbuh pemain berusia 20 tahun itu.

Editor : Ainur Rohman



Close Ads