Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Oktober 2021 | 18.08 WIB

Akane Yamaguchi, Titik Nol, dan Filosofi Sejati Bulu Tangkis

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Sejak bergulirnya Piala Sudirman 2021 dan berakhirnya Denmark Terbuka 2021 pada akhir pekan lalu, Akane Yamaguchi merupakan pemain tunggal putri yang tampil dengan sangat apik. Pembawaannya yang tenang tapi juga sangat ngotot di lapangan menjadi salah satu hal yang ditunggu-tunggu oleh para pecinta bulu tangkis seluruh dunia.

Punya andil besar dalam membawa Jepang ke partai final Piala Sudirman 2021 dan Piala Uber 2021, serta menjadi kampiun di Denmark Terbuka 2021 lewat laga yang mengundang decak kagum, Akane rupanya menyimpan cerita yang cukup inspiratif tentang bagaimana ia bisa kembali tampil dalam kemampuan terbaiknya tiga pekan belakangan ini.

Kegagalannya di Olimpiade Tokyo 2020 rupanya menjadi awal dari segalanya. Gagal membawa pulang medali di hadapan publik sendiri ternyata memberikan pukulan yang begitu keras kepada pemain ranking 5 dunia tersebut.

Tak cuma dirundung kekecewaan dan kesedihan, kegagalan tersebut membuat Akane tidak bisa menentukan target jangka panjangnya.

Ia kehilangan arah.

"Waktu aku gagal di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, aku berkata kepada diriku bahwa aku akan bermain dan mendapatkan hasil yang lebih baik di olimpiade berikutnya. Namun, ketika aku kembali gagal di Olimpiade Tokyo 2020, aku tidak bisa mengeluarkan kata-kata yang sama untuk olimpiade selanjutnya," kata Akane.

Namun, rasa hampa dan frustrasi tersebut akhirnya membawa Akane menempuh jalan lain: kembali ke titik nol.

"Karena itu, ketimbang memikirkan target di turnamen selanjutnya, aku lebih memilih untuk memulai segalanya dari nol lagi. Aku hanya ingin menikmati bulu tangkis seutuhnya, tanpa memikirkan hasil apa pun," ujar Akane.

Pola pikir tersebut rupanya terbukti berhasil sejauh ini. Dari serentetan laga yang dijalani Akane dalam tiga pekan terakhir, ia cuma kalah satu kali saat melawan bocah ajaib Korea Selatan, An Se Young di semifinal Piala Uber 2021. Hasil minor itu pun bisa ia balas tuntas dengan gelar Denmark Terbuka 2021 usai memaksa Se Young menyerah tidak melanjutkan laga.

Tak cuma itu, Akane bahkan terbukti bisa dua kali beruntun menumbangkan jawara Olimpiade Tokyo 2020, Chen Yu Fei (Tiongkok) di final Piala Sudirman 2021 dan Piala Uber 2021. Perlu dicatat, tidak banyak pemain top dunia yang bisa memecundangi Chen Yu Fei di era sekarang.

"Cara ini rupanya membuat aku bisa bermain dengan baik, bahkan mendapat gelar," kata Akane lagi.

Menyabet gelar Denmark Terbuka 2021 pun dinilai Akane menjadi hal yang sangat membahagiakan. Selain bisa menjadi juara karena sukses bermain dengan apik, hasil tersebut ia raih di tengah dukungan dan sorakan banyak penonton di stadion. Sebuah hal yang tentunya sangat langka dan sangat dirindukan sejak pandemi Covid-19 mencengkeram dunia.

"Gelar juara di Denmark memang bukan gelar juara terbesarku sepanjang karir. Tapi sejak Covid-19, berbulan-bulan turnamen bulu tangkis berlangsung tanpa ada penonton. Karena itu, adalah hal yang sangat penting buatku untuk bermain di stadion yang penuh dengan penonton. Proses ini ternyata sangat menyenangkan. Karena itulah aku sangat bersyukur dengan gelar ini," kata Akane.

Apa yang disampaikan Akane secara tersirat menyampaikan bahwa kehadiran penonton adalah hal yang krusial bagi para atlet dalam berlaga. Pada akhirnya, kerja keras para atlet akan terbayar dengan dukungan dari para penonton.

Sebaliknya, tenaga dan waktu yang harus dibuang para penggemar olahraga untuk mendukung habis-habisan atlet pujaan mereka layak dibayar oleh permainan brilian dan gelar dari sang atlet. Jalan bulu tangkis ini lah yang saat ini sedang dijalani oleh Akane.

"Jadi, filosofi bulu tangkis buatku adalah memberikan segala kemampuan terbaikku sebagai bentuk terima kasih atas segala dukungan yang aku dapat," tutupnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore