JawaPos Radar

Baru Dimulai, KONI Banyumas Ajukan Protes Keras Aturan Cabor

21/10/2018, 19:10 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
KONI Banyumas
PROTES: Ketua Tim Advokasi, Nurlaely Nasution saat menyampaikan protes terkait pelaksanaan Porprov 2018. (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - KONI Kabupaten Banyumas melayangkan protes keras terhadap pelaksanaan sejumlah cabang olahraga (Cabor) yang dilombakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). KONI Banyumas mendapati sejumlah kejanggalan di beberapa Cabor, termasuk adanya peraturan yang dilanggar oleh KONI Jateng sendiri. 

Salah satu Cabor yang diprotes adalah panahan. Pada Cabor tersebut, KONI Banyumas menemukan adanya nama atlet, Devina Pinkan F yang bermain mewakili Kabupaten Semarang. Padahal, saat pra kualifikasi, atlet tersebut mewakili Kabupaten Grobogan. Tetapi saat di babak utama, atlet tersebut mewakili Kabupaten Semarang. 

"Perpindahan ini dipastikan tidak sesuai dengan aturan mutasi. Atlet tersebut tidak pernah ikut pra kualifikasi atas nama Kabupaten Semarang. Syarat bertanding di Porprov adalah mengikuti prakualifikasi, sehingga keberadaan Devina di tim Kabupaten Semarang tidak sah," ungkap Ketua Tim Advokasi KONI Kabupaten Banyumas, Nurlaely Nasution, kepada JawaPos.com, Minggu (21/10). 

Mendapati ketidakberesan tersebut, Manajer Tim Panahan Banyumas, Siis Suhasto langsung menyampaikan protes saat digelar manager meeting. Dan saat itu technical delegated (TD) sudah mencoret nama Devina dari daftar. Tetapi, Dewan Hakim menganggap TD tidak memiliki untuk mencoret nama Devina. Masalah tersebut lantas diambil alih oleh Dewan Hakim. 

"Dewan Hakim lantas melakukan mediasi dengan Grobogan dan Kabupaten Semarang, tetapi Kabupaten Semarang tidak hadir. Dan Dewan Hakim membacakan keputusan bahwa Devina bisa ikut mewakili Porprov membela Kabupaten Semarang," urainya.

Dengan keputusan ini, Tim Advokasi KONI Kabupaten Banyumas menilai bahwa terjadi pelanggaran terhadap Pasal 13 ayat 2 huruf B tentang Peraturan Porprov. Maka dari itu, Banyumas meminta agar Devina tidak boleh bermain di cabang panahan. 

Protes ini disampaikan dengan harapan agar ke depannya, pelaksanaan Porprov lebih profesional. Mengingat, gelaran olahraga tingkat provinsi ini harus menjunjung sportifitas.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up