alexametrics

Merah Putih Juga Tak Bisa Berkibar di Mandalika

Soal Sanksi WADA, KOI Akan Minta Dukungan IOC
20 Oktober 2021, 10:48:20 WIB

JawaPos.com – Kemenpora mengupayakan agar sanksi dari World Anti-Doping Agency/WADA (Badan Antidoping Dunia) segera dicabut. Langkah tersebut diapresiasi. Namun, di sisi lain juga diwanti-wanti bahwa itu bisa menimbulkan dampak lain.

”Yang perlu dipertimbangkan adalah hal ini bisa dianggap intervensi dari pemerintah terhadap WADA,” tutur Ketua Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (Apkori) Djoko Pekik Irianto kemarin.

Sebab, kata dia, WADA dan LADI (Lembaga Anti-Doping Indonesia) adalah lembaga independen.

Dia menyarankan agar LADI menjalin komunikasi intensif dengan WADA. Bahkan, jika perlu, mereka menyambangi markas WADA di Montreal, Kanada. Dengan begitu, persoalannya bisa terurai. ”Dengan LADI yang proaktif ke WADA tentu menjadi catatan positif tersendiri bagaimana mereka bisa membantu menyelesaikan sanksi Indonesia ini. Saya kira komunikasi orang-orang LADI bagus untuk itu,” lanjutnya.

Sebagaimana diwartakan, Senin (18/10) Kemenpora membentuk Satgas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA yang diketuai Raja Sapta Oktohari. Tim tersebut memiliki tugas untuk segera memenuhi dan menyelesaikan tuntutan WADA serta menginvestigasi internal LADI.

Menurut Djoko, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang juga diketuai Okto berkomunikasi dengan International Olympic Committee (IOC). Sebab, afiliasi KOI adalah ke IOC, sedangkan LADI ke WADA. ”Pak Okto bisa komunikasi dengan Thomas Bach (presiden IOC). Sampaikan permasalahan dan langkah-langkah yang sudah diambil untuk menyelesaikan masalah ini. Dengan begitu, ada dua jalan yang dilakukan Indonesia,” kata mantan deputi IV bidang prestasi olahraga Kemenpora itu.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : gil/irr/lum/c19/fal

Saksikan video menarik berikut ini: