alexametrics

Lawan Antonsen di Semifinal, Ginting Bertekad Lebih Fokus dan Tenang

20 September 2019, 17:01:29 WIB

JawaPos.com-Juara bertahan Anthony Sinisuka Ginting melangkah ke semifinal China Open 2019. Pada perempat final di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, Jiangsu, hari ini, Ginting mengalahkan pemain India Sai Praneeth dalam rubber game 16-21, 21-6, 21-16.

Hasil ini membuat Ginting berhasil membalaskan dendamnya kepada Praneeth. Pada babak ketiga World Championships 2019 di Basel, Ginting kalah dengan skor 19-21, 13-21.

“Pada game pertama, saya masih belum bisa mengontrol keadaan lapangan yang berangin. Masih sering rugi dicara mainnya. Beda kondisi angin, beda lagi cara mainnya. Dari feeling-nya, kontrolnya dan tenaganya juga beda lagi. Jadi benar-benar harus tepat cara mainnya,” kata Ginting dalam siaran pers PP PBSI kepada Jawa Pos.

“Hari ini saya lebih bisa kontrol pikirannya. Kalau waktu di kejuaraan dunia, ada kesempatan dikit maunya menyerang, sekarang lebih sabar dan lebih banyak variasinya,” tutur pemain asal klub SGS PLN Bandung ini.

Pada game kedua, secara luar biasa Ginting membantai Praneeth. Sempat bermain imbang 4-4, Ginting hanya memberikan dua angka saja kepada lawannya tersebut.

Di game penentuan, Ginting sempat menjalani start buruk dan tertinggal 7-12. Namun, pemain unggulan ketujuh tersebut bermain dengan sangat tenang, taktis memakai banyak senjata terutama drop shot dan netting, serta amat fokus mengejar ketertinggalan.

Hasilnya, Ginting bisa menyamakan kedudukan menjadi 12-12 dan terus mempertahankan momentum untuk meraih kemenangan.

Dengan hasil ini, rekor pertemuan Ginting melawan  Praneeth adalah 3-3.

Pada babak semifinal, Ginting akan bertemu dengan Anders Antonsen. Ginting masih unggul 1-0 dalam rekor pertemuan dengan pemain Denmark yang berada sebagai unggulan delapan itu. Pada ajang Malaysia Masters 2019, pemain Indonesia berusia 22 tahun itu menang straight game dengan skor 21-14, 21-14.

“Kalau ketemu Antonsen, mainnya harus seperti hari ini, harus bisa kontrol, walaupun anginnya kurang menguntungkan, tapi harus bisa cari cara untuk mengatasi,” ucapnya.

“Sekarang saya mau fokus ke recovery dulu, karena memang dari kemarin pertandingannya melelahkan. Semalam saya selesai tanding malam sekali dan waktu recovery-nya nggak banyak,” lanjutnya.

Editor : Ainur Rohman



Close Ads