SEA Games 2021 Hanoi

Eko Yuli Irawan Cukup Mudah untuk Meraih Emas No 6 di SEA Games

20 Mei 2022, 12:40:06 WIB

JawaPos.com-Eko Yuli Irawan tidak terbendung. Lifter senior andalan Indonesia tersebut dengan cukup mudah meraih emas di SEA Games 2021 Hanoi.

Eko meraih emas kelas 61 kilogram. Lifter 32 tahun itu mencatat angkatan total 290 kg. Perak dan perunggu masing-masing didapatkan oleh lifer Malaysia Muhamad Aznil Bidin (287 kg) dan lifter tuan rumah Vietnam Nguyen Ngoc Truong (286 kg).

Catatan 290 kg ini, sejatinya jauh di bawah rekor terbaik Eko saat menjadi juara dunia 2018 dan meraih perunggu Olimpiade London 2012 yakni 317 kg. Namun untuk persaingan Asia Tenggara, angka 290 kg sudah cukup untuk mengantarkan Eko meraih emas.

Pada angkatan snatch, Eko mencatat angkatan terbaik 135 kg. Itu adalah angkatan kedua. Pada attempt pertama, Eko melakukan angkatan seberat 130 kg. Di percobaan ketiga, Eko berusaha mengangkat 138 kg. Namun dia gagal.

Di kategori snatch ini, Eko hanya berselisih tiga kilogram lebih berat ketimbang Nguyen Ngoc Truong.

Pada clean and jerk, Eko sempat gagal mengangkat beban 155 kg pada percobaan pertama. Namun, di percobaan kedua, Eko mudah saja untuk mengangkat beban yang sama.

Angka itu sudah cukup. Sebab, pesaing terdekatnya, Nguyen Ngoc Truong, cuma mampu mengangkat beban terbaik 154 kg di clean and jerk. Justru, Nguyen Ngoc Truong secara dramatis harus turun ke posisi ketiga.

Sebab, pada saat-saat akhir, lifter Malaysia Muhamad Aznil Bidin berhasil melakukan angkatan clean and jerk seberat 160 kg.

Hasil final, Muhamad Aznil Bidin berhak mendapatkan perak, unggul cuma 1 kg saja dari Nguyen Ngoc Truong.

Eko sendiri memutuskan untuk mundur dan tidak melakukan angkatan ketiga. Sebab, catatannya sudah cukup untuk mengantarkan Eko naik di podium tertinggi. Emas dari Eko ini adalah emas pertama Indonesia di SEA Games 2021.

Bagi Eko, ini adalah emas keenam dalam kariernya di SEA Games. Kali pertama Eko meraih emas SEA Games terjadi pada 2007 di Nakhon Ratchasima, Thailand (kelas 56 kg).

Setelah itu, Eko mendulang emas pada kelas 62 kg pada 2009, 2011, dan 2013. Lalu emas kelas 61 kg pada 2019 dan 2021.

Eko hanya sekali gagal meraih emas. Yakni pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur. Ketika itu Eko hanya meraih perak pada kelas 62 kg.

Editor : Ainur Rohman

Saksikan video menarik berikut ini: