alexametrics
Tim Angkat Besi Junior Indonesia

Dapat Bonus Ratusan Juta, Bekal Semangat Jelang Kejuaraan Dunia

20 Februari 2020, 18:01:54 WIB

JawaPos.com – Tim angkat besi Indonesia yang berlaga dalam Kejuaraan Asia Junior di Tashkent, Uzbekistan, tiba di tanah air tadi malam. Para lifter belia itu mendapat sambutan meriah.

Mepora Zainudin Amali, Ketua Umum KONI Marciano Norman, dan pengurus PB PABBSI menjemput mereka di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, tadi malam (19/2).

Sebagaimana diberitakan, Windy Cantika Aisah dkk memborong 16 emas, 6 perak, dan 1 perunggu dari kejuaraan elite tersebut. Dari delapan lifter yang turun di delapan kelas, semua merebut medali. Masih ditambah penajaman empat rekor dunia.

Dari delapan lifter tersebut, yang paling sukses adalah Mohammad Faathir. Lifter kelas 61 kg itu turun di dua kategori sekaligus. Yakni, junior dan remaja. Alhasil, medali emas yang didapatnya juga berlipat ganda. Total, dia merebut 6 emas. Tidak mengherankan kalau pemuda 16 tahun itu mendapat tempat spesial di samping Menpora saat penyambutan tadi malam.

Amali menyatakan, sebagai wujud apresiasi pemerintah, pihaknya mengundang para lifter muda tersebut ke kantornya hari ini. Dia bakal memberikan apresiasi sebagai wujud syukur dan terima kasih.

Sontak, kalimat tersebut memantik senyum seluruh anggota tim. Ternyata, tim Indonesia total mendapatkan bonus senilai Rp 350 juta. Empat pelatih, masih-masing mendapatkan Rp 30 juta.

Faathir pun tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya soal iming-iming bonus tersebut. ’’Tentu sangat bangga, ya. Juga, bisa dijadikan motivasi ke depan biar lebih bersemangat,’’ ucapnya, lantas tersenyum lebar.

Windy Cantika Aisah menerima bonus Rp 40 juta berkat tiga medali emasnya. Dia mengatakan bersyukur atas apresiasi pemerintah. Bonus ini dinilainya memberikan suntikan semangat kepada atlet untuk berlatih lebih keras lagi.

“Alhamdulillah uangnya akan saya pakai untuk ditabung,” kata lifter berumur 17 tahun itu.

Perjuangan tim junior belum selesai. Tiga pekan lagi, tepatnya mulai 14 Maret nanti, mereka sudah menghadapi Kejuaraan Dunia Junior. Lokasinya di Bukares, Rumania.

Rata-rata tiap lifter punya target sendiri di sana. Misalnya, Windy Cantika. Peraih emas SEA Games 2019 itu ingin membalas kekurangannya. Meski meraih tiga emas di Tashkent, angkatannya menurun jika dibandingkan saat tanding dalam SEA Games.

’’Yang pasti, lebih atur latihan, makan, dan lebih nurut sama pelatih,’’ ujar Windy.

’’Kemarin soalnya abis SEA Games sempat rest lama. Baru start latihan lagi sebulan kurang. Di situ persiapan agak kurang. Sempat cedera juga. Jadinya agak menurun. Target di kejuaraan dunia, harus lebih dari SEA Games,’’ ucapnya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : feb/c5/na



Close Ads