alexametrics
Indonesia Masters 2020

Jadi Juara, Ginting Capai Ranking Dunia Tertinggi dalam Karirnya

20 Januari 2020, 07:30:35 WIB

JawaPos.com-Tunggal putra andalan Indonesia Anthony Sinisuka Ginting akhirnya juara lagi.

Untuk kali pertama sejak menjadi kampiun China Open 2018, Ginting kembali naik di podium tertinggi BWF World Tour. Pemain berusia 23 tahun kelahiran Cimahi, Jawa Barat itu menjadi juara Indonesia Masters 2020.

Ini tentu saja adalah hasil dan penanda yang sangat baik pada awal tahun krusial ini. Sebab, Indonesia Masters masuk dalam perhitungan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Pada partai final di Istora Senayan, Jakarta tadi malam (19/1), Ginting mengalahkan pemain Denmark Anders Antonsen dalam rubber game dengan skor 17-21, 21-15, 21-9.

Gelar ini tidak cuma sebagai pemutus rekor Ginting yang gagal menjadi juara dalam 18 bulan terakhir. Atau, pelepas dahaga setelah Ginting selalu kandas walaupun bisa menjejak lima final sepanjang 2019.

Lebih dari itu, trofi Indonesia Masters membuat Ginting melesat naik ke posisi lima dunia. Itu adalah ranking tertinggi dalam karirnya. Artinya, dalam sepekan ini, peringkat dunia Ginting terus meningkat.

Kala mencapai semifinal turnamen Super 500 ini, posisi Ginting naik satu tingkat ke ranking enam dunia. Dia menggeser kompatriotnya Jonatan Christie yang turun ke posisi tujuh dunia.

Dengan gelar juara Indonesia Masters 2020 ini, Ginting mengumpulkan poin 76.722. Sebaliknya, kekalahan yang ditelan Antonen membuat komposisi lima besar dunia sedikit mengalami sedikit pergeseran.

Gagal mempertahankan gelar membikin Antonsen turun dari posisi tiga ke enam dunia. Dia mengoleksi 76.200 poin. Rekan senegara Antonsen, Viktor Axelsen malah naik ke posisi tiga (77.600). Sementara itu pemain Tiongkok Chen Long yang absen dari Indonesia Masters ada di ranking empat (76.800).

Posisi satu dan dua dunia masih ditempati bintang asal Jepang Kento Momota (111.918) dan tunggal Taiwan Chou Tien-chen (80.548).

Koleksi poin Momota yang berada jauh di atas dibandingkan para pesaing, menunjukkan dominasi totalnya terutama sepanjang 2019.

Di sisi lain, Jonatan Christie turun satu tingkat ke posisi tujuh dunia. Rilis resmi perubahan peringkat Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) akan muncul pada Selasa, besok (21/1).

”Masih banyak yang harus diperbaiki, tapi saya puas dengan penampilan saya seminggu ini. Saya bisa mengatasi lawan dengan baik. Saat di game kedua saya di atas angin, saya bisa keluar dari tekanan setelah kalah di game pertama. Ini yang bikin saya puas,” kata Ginting dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Ya, dalam laga final itu, Ginting memang kehilangan game pertama. Namun dia bangkit pada game kedua dan bermain sangat dahsyat di game penentuan.

”Jujur saya seneng banget, apalagi ini di rumah sendiri bisa juara. Gelar ini sangat berarti buat saya. Saya lebih termotivasi, lebih semangat lagi untuk mengejar ke Olimpiade,” tambah Ginting.

Editor : Ainur Rohman


Close Ads