LavAni Pimpin Klasemen, Samator Ketar-Ketir di Peringkat Keempat

19 Februari 2022, 08:47:07 WIB

JawaPos.com – Hadirnya Rendy Tamamilang dan juga debut Aimal Khan bersama Surabaya Bhayangkara Samator (SBS) belum mampu mengangkat performa tim di putaran kedua Proliga musim 2022.

SBS takluk di tangan Bogor LavAni 1-3 (15-25, 26-28, 25-23, 25-27) di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, kemarin Jumat (18/2).

Pada pertandingan sebelumnya tanpa Rendy dan Aimal, SBS dicukur Jakarta BNI 46 0-3. Hal ini membuat tim asal Kota Pahlawan belum mampu mencuri poin dari dua laga yang dijalani.

Kini, SBS pantas ketar-ketir karena tertinggal di peringkat keempat yang menjadi batas untuk lolos ke final four dengan 10 poin dari tujuh laga. SBS bisa saja disalip dua tim di bawahnya yang saat ini dihuni Kudus Sukun Badak dan Palembang Bank Sumsel Babel.

Pelatih SBS Sigit Ari Widodo menyebutkan, faktor Covid-19 menjadi kendala utama tim tidak tampil maksimal di dua laga awal. “Rendy, Aimal, sama Tim Taylor baru sembuh,” ujarnya kepada Jawa Pos kemarin.

Karena itu timnya sulit mengembangkan permainan terutama di dua set pertama. Sejak awal, SBS mewaspadai tiga pemain lawan. Yaitu, dua legiun asing Jorge Garcia-Leandro Martins dan Doni Haryono. Namun, ketiga pemain itu tetap bisa merusak permainan SBS.

Asisten Pelatih Bogor LavAni Erwin Rusni menyatakan, kemenangan yang diraih timnya tak lepas dari motivasi para pemain. “Kami akui Samator itu tim yang luar biasa. Jadi teman-teman semua termotivasi untuk bisa mengalahkan mereka,” katanya.

Ini menjadi kemenangan kedua Bogor Lavani di putaran kedua setelah di pertandingan sebelumnya menekuk Kudus Sukun Badak dengan skor 3-0. “Fighting spirit pemain di dua laga ini sangat baik. Service dan receive juga bagus,” ujarnya.

Selain itu, tidak adanya perombakan dikatakannya menjadi salah satu kekuatan tim. Berbeda dengan kebanyakan tim yang mengubah konposisi pemain. “Kalau ganti pemain kan belum tentu maksimal karena berganti skema dan adaptasi lagi,” katanya.

Pada laga lain, Bandung Bank BJB Tandamata berpeluang besar lolos ke final four setelah kemarin berhasil menundukkan Jakarta Elektrik PLN (JEP) dengan skor 3-2 (25-22, 25-23, 18-25, 21-25, 15-10).

Kemenangan itu, membuat Shella Bernadetha dkk sudah mengoleksi 10 poin dari empat pertandingan. Sedangkan, JEP dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia yang berada di dua tim terbawah baru mengoleksi empat poin.

Karenanya, BJB hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci tiket final four. Sejauh ini, baru Jakarta Pertamina Fastron yang sudah dipastikan lolos dengan sapu bersih kemenangan dan meraih 15 poin.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : raf/cak

Saksikan video menarik berikut ini: