alexametrics
Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021

Tanpa Pemain Naturalisasi, Timnas Indonesia Diprediksi Akan Dibantai

19 Februari 2020, 17:42:52 WIB

JawaPos.com – Kualifikasi Piala Asia FIBA 2021 dipastikan berjalan sesuai dengan jadwal. Besok (20/2) Indonesia akan menjalani laga perdana melawan Korea Selatan di Mahaka Arena, Jakarta. Lalu, pada Minggu (23/2), di tempat yang sama, Arki Dikania Wisnu dkk menghadapi Filipina.

’’Kami tadi pagi (kemarin, Red) dapat surat dari FIBA. Kami dianjurkan untuk tetap melaksanakan (kualifikasi) tanggal 20 Februari dan seterusnya,’’ ungkap Ketua Umum PB Perbasi Danny Kosasih setelah rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Seperti diberitakan, laga kualifikasi itu terancam tidak terlaksana. Penyebabnya, Kemenpora dan Kemenkes memberikan rekomendasi kepada Perbasi untuk menunda kualifikasi. Para pemain Filipina dan Korea ditakutkan membawa virus korona.

Perbasi sedikit banyak berharap FIBA merekomendasikan hal yang sama. Jika ditunda, induk olahraga basket tanah air itu punya lebih banyak waktu untuk mengurus naturalisasi Brandon Jawato dan Lester Prosper. Saat ini berkas mereka masih menunggu tanda tangan presiden.

Namun, berhubung FIBA sudah memerintahkan agar kualifikasi jalan terus, kita tidak punya pilihan. Timnas harus berani bertanding tanpa dua pemain asing tersebut. ’’Apa boleh buat. (Paspor) untuk (pemain) naturalisasi memang saat ini belum keluar. Kami akan memakai skuad lokal Indonesia semua,’’ kata Danny.

Danny menambahkan, terkait dengan naturalisasi, pihaknya akan menjalani proses sesuai dengan aturan. Jika memang pada window pertama pekan ini belum beres, dia menargetkan proses sudah selesai pada window kedua nanti. Periode kedua kualifikasi Piala Asia FIBA bakal berlangsung pada 27 dan 30 November. Masih lama.

’’Saya pikir kami harus mulai proses yang normal-normal saja lah. Nggak boleh dipaksakan dengan percepatan atau apa,’’ papar Danny. ’’Kami pada November ada window kedua. Itu pemain naturalisasi harus benar-benar disiapkan. Kami akan bertemu Thailand di sana,’’ imbuhnya.

Masalahnya, tanpa Jawato dan Prosper, bagaimana nasib timnas bertemu dua tim kuat pada window pertama ini? Jelas mengkhawatirkan. Arki Wisnu dkk bisa mengulang capaian buruk di SEA Games 2019. Dalam multievent dua tahunan itu, timnas gagal meraih medali. Kita dihajar Filipina di semifinal. Lalu dikandaskan Vietnam di perebutan medali perunggu.

Sejarah pertemuan kita dengan Korea Selatan tak kalah memprihatinkan. Timnas berjumpa Negeri Ginseng pada fase grup Asian Games 2018. Hasilnya, meski diperkuat Jamarr Andre Johnson yang merupakan pemain naturalisasi, Indonesia tetap kalah telak. Kita dibantai 65-104!

Manajer timnas Maulana Fareza Tamrella mengatakan tidak terlalu pusing soal tidak adanya pemain naturalisasi di skuad Indonesia besok. Menurut dia, pelatih Rajko Toroman sudah memprediksi hal itu. ’’Kami akan maksimalkan pemain yang ada. Memang berat. Tapi, kami tetap berusaha mengimbangi permainan lawan dan bisa mencuri kemenangan,’’ ujarnya.

Skuad Tim Nasional Indonesia

4 Abraham Damar Grahita (guard)

7 Andakara Prastawa (guard)

33 Arki Dikania Wisnu (forward)

2 Hardianus Lakudu (guard)

3 Kaleb Ramot Gemilang (forward)

10 Kevin Yonas Argadiba Sitorus (forward)

8 Laurentius Steven Oei (forward)

17 Mei Joni (guard)

23 Muhammad Hardian Wicaksono (forward)

15 Vincent Rivaldi Kosasih (center)

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c19/na



Close Ads