alexametrics

Sempat Gelap, Pekan Olahraga Pelajar Nasional Akhirnya Digelar

18 November 2019, 07:11:38 WIB

JawaPos.com– Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) sempat mundur dari rencana awal 17 Agustus. Saat itu Papua tiba-tiba memutuskan tidak mampu menjadi tuan rumah karena ingin berfokus untuk persiapan PON XX/2020.

Akibatnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga ketiban sampur menjadi penyelenggara dadakan bagi event terbesar pelajar di Indonesia itu. Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) juga diselenggarakan dalam waktu bersamaan mulai hari ini hingga 25 November mendatang.

Kemarin (17/11), Popnas dibuka secara resmi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Ibu kota memang dipilih dadakan menjadi tuan rumah. Sejatinya, DKI Jakarta dibidik untuk menggantikan Papua. Namun, mereka tidak sanggup lantaran tidak masuk anggaran daerah yang disusun setahun sebelumnya. Hanya, pemprov berkontribusi dengan menggratiskan penggunaan seluruh GOR untuk dua event tersebut.

’’Penyelenggaraan Popnas dan Peparpenas 2019 harus tetap berlangsung. Daerah sudah mempersiapkan diri dan momen ini tidak boleh tertunda mengingat dari sisi umur pelajar sangat terbatas jika diundur waktunya,’’ ucap Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto.

Hanya ada 13 cabang olahraga dengan 221 nomor pertandingan di Popnas tahun ini. Jumlah itu jelas menyusut banyak jika dibandingkan dengan edisi 2017 ketika Jawa Tengah menjadi tuan rumah. Kala itu ada 21 cabor yang dipertandingkan. ’’Seandainya Popnas diselenggarakan di Papua, Kemenpora akan menyediakan anggaran Rp 18 miliar untuk akomodasi dan konsumsi,’’ kata Gatot.

Cabor yang akan dipertandingkan adalah angkat besi, bulu tangkis, karate, judo, voli pasir, sepak takraw, dayung, pencak silat, taekwondo, tarung drajat, atletik, renang, dan panahan.

Venue tersebar di seluruh wilayah Jakarta, kecuali tarung drajat yang tanding di Bandung. Momen Popnas, menurut Gatot, sangat penting untuk memastikan regenerasi tiap cabor. Sebab, dari event tersebut, sudah tidak terhitung nama-nama atlet yang kini menjadi andalan cabor masing-masing. Di antaranya, sprinter Lalu Muhammad Zohri dan perenang I Gede Siman Sudartawa.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : feb/c19/tom


Close Ads