alexametrics

Wawancara Khusus dengan Mario Suryo Aji (Bag 1)

Tinggal Jauh dari Keluarga di Usia Muda
18 Agustus 2021, 15:15:48 WIB

Semangat perjuangan 17 Agustus selalu digenggam atlet-atlet Indonesia yang berlaga di level internasional. Tak terkecuali Mario Suryo Aji, yang sedang berkompetisi di ajang FIM CEV Moto3 Junior dan Red Bull Rookies.

Jawa Pos menjangkau rider berjuluk Super Mario tersebut untuk mewawancarainya secara khusus tentang perjuangannya di Eropa untuk menembus grand prix dunia.

Halo Mario, bagaimana menjalani hidup mandiri jauh dari keluarga di usia muda 17 tahun seperti sekarang?

Saat awal menjalani hidup mandiri pada tiga tahun yang lalu tentu berat ya, tapi saya paham bahwa ini memang konsekuensi yang harus saya terima untuk meraih mimpi di balap.

Peluang yang saya dapatkan dari Astra Honda Racing Team (AHRT) tentu harus saya manfaatkan sebaik mungkin, sehingga hal itu dapat menjaga saya untuk tetap fokus.

Apa tantangan terbesarnya?

Banyak tantangan saat saya harus hidup mandiri di negeri yang jauh dari Indonesia.

Saya bukan saja harus fokus mengasah skill balap untuk bersaing dengan pembalap-pembalap yang didominasi dari negara-negara Eropa, tapi saya juga harus cepat beradaptasi dengan kultur di negara yang berbeda, serta beradaptasi dengan banyak orang dari mancanegara baik di tempat saya tinggal maupun di area sirkuit yang memiliki karakter dan tingkat usia berbeda-beda.

Saya menyadari kondisi ini akan menempa saya menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, disiplin, dan mendewasakan saya dalam upaya berpegang terus dengan fokus utama saya meraih mimpi tinggi di dunia balap.

Apa yang kamu lakukan untuk mengobati rasa kangen keluarga?

Kangen keluarga sih pasti ya, apalagi kalau momen-momen tertentu, misalnya saat lebaran kemarin.

Tapi biasanya saya melakukan komunikasi by phone, seringnya sih memang video call supaya bisa lihat langsung orang-orang di rumah, jadinya tetap bisa ngobrol dan sharing dengan keluarga di saat senggang.

Saya beruntung keluarga saya sangat mengerti kondisi saya dan mendukung saya mencapai mimpi di dunia balap meskipun resikonya saya menjadi berjauhan dengan keluarga dan teman-teman di Indonesia.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : I'ied Rahmat Rifadin

Saksikan video menarik berikut ini: