alexametrics
Piala Thomas 2020

Miris, Indonesia Juara, Tetapi Bendera Merah Putih Dilarang Berkibar

17 Oktober 2021, 23:46:40 WIB

JawaPos.com-Untuk kali pertama dalam 19 tahun, Indonesia akhirnya kembali menjadi juara Piala Thomas. Dalam laga final di Ceres Arena, Aarhus, Denmark malam ini (17/10), Indonesia mengalahkan juara bertahan Tiongkok dengan skor 3-0.

Pada partai pertama, Anthony Sinisuka Ginting membuka kemenangan Indonesia. Ginting mengandaskan Lu Guangzu dalam rubber game, 18-21, 21-14, dan 21-16.

“Puji Tuhan saya bisa menang. Jujur saya nervous di game pertama yang selalu tertinggal dan kalah di game pertama. Pastinya ada pressure,” ujar Ginting usai laga dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Di game kedua dan ketiga, saya bisa mengontrol permainan. Saya bisa bermain baik dan bisa memenangi pertandingan. Puji Tuhan akhirnya saya bisa bermain bagus di game kedua dan ketiga,” tambah Ginting.

Sejak malam sebelum final, Ginting sudah mempersiapkan diri untuk berhadapan dengan Shi Yuqi atau Lu Guangzu. Ternyata Shi mengalami cedera dan tidak turun bertanding. Jadi ketika akhirnya bertemu Lu, Ginting tidak kaget.

Apalagi, dia pernah dua kali mengalahkan Lu yakni pada Jepang Terbuka 2019 dan Indonesia Terbuka 2019. “Jadi saya tidak kaget saat bertemu Lu bukan Shi di laga pembuka ini,” tutur Ginting.

Di partai kedua, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang naik sebagai ganda putra pertama juga meraih kemenangan. Fajar/Rian mengalahkan He Jiting/Zhou Haodong dalam straight game 21-12, 21-19.

“Bersyukur Alhamdulillah bisa menyumbangkan angka kemenangan bagi Indonesia. Kami bisa bermain tanpa cedera. Kami tidak menyangka bisa diturunkan di partai final Piala Thomas dan sebagai ganda pertama serta bisa menyumbang angka,” kata Fajar usai pertandingan.

“Saya senang karena bisa mempersembahkan kemenangan. Keberhasilan ini sangat penting bagi kami untuk tidak menjadi pasangan pelapis terus. Ini menambah kepercayaan diri kami,” tambah Rian.

Kemenangan Indonesia ditentukan oleh tunggal ketiga Jonatan Christie. Dia mengalahkan Li Shifeng dalam rubber game 21-14, 18-21, dan 21-14.

Sayang dalam momen sakral, bendera Merah Putih tidak berkibar mengiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Akhirnya bendera federasi alias PBSI yang berkibar menggantikan Merah Putih di Ceres Arena.

Jadi, untuk kali pertama dalam sejarah Piala Thomas, tidak ada bendera negara juara di podium tertinggi.

Hal ini merupakan buah dari sanksi Badan Antidoping Dunia (WADA) kepada Lembaga Antidoping Indonesia. Menurut siaran resmi WADA, Indonesia tidak patuh dan tidak memenuhi syarat prosedur antidoping dunia. Ada tiga negara yang mendapatkan sanksi serupa dari WADA. Yakni Indonesia, Korea Utara, dan Thailand.

Editor : Ainur Rohman

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads