alexametrics

Dua Rival Satu Negara Berpeluang Jumpa di Final Denmark Terbuka 2020

17 Oktober 2020, 11:53:05 WIB

JawaPos.com – Jepang belum kehilangan satu wakil pun di perhelatan Denmark Terbuka 2020. Mereka punya kans sangat besar untuk membawa pulang gelar juara dari sektor ganda putri yang notabene menjadi nomor andalan tim bulu tangkis Negeri Matahari Terbit saat ini.

Dua pasangan ganda putri yang kemungkinan besar bersua di partai final Denmark Terbuka 2020 adalah Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Melihat hasil drawing partai semifinal yang akan berlangsung pada Sabtu (17/10) petang ini, dua rival satu negara ini seharusnya tidak mengalami kendala berarti untuk merebut tiket final.

Fuku-Hiro, sebutan Fukushima/Hirota, dijadwalkan menghadapi pasangan tuan rumah Christine Busch/Amalie Schulz. Meskipun kedua pasangan belum pernah bertemu, Fuku-Hiro yang saat ini bertengger di ranking 2 dunia lebih dijagokan untuk menang dari lawan mereka yang berada di peringkat 71 dunia.

Mayu Matsutomo/Wakana Nagahara. (BWF)

Sementara itu, Mayu/Wakana harus  meladeni pasangan kakak beradik asal Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva. Berkaca dari lima pertemuan sebelumnya, Matsu-Naga sama sekali belum pernah ditumbangkan oleh Stoeva bersaudara.

Bagi Fukushima/Hirota, gelar juara Denmark Terbuka 2020 akan menjadi gelar kedua dan terakhir mereka di tahun ini setelah pada Maret lalu sukses menjuarai All England 2020. Namun, hal ini jelas tidak akan mudah mengingat keduanya cukup sering dijegal oleh Mayu/Wakana di partai besar. Dua kekalahan dramatis Fuku-Hiro dari Matsu-Naga di babak final Kejuaraan Dunia 2018 dan Kejuaraan Dunia 2019 adalah contoh yang paling konkrit.

Dengan skenario kedua pasangan Jepang tersebut berhasil merebut tiket babak final, pertarungan keduanya kemungkinan akan berlangsung alot dan tensi tinggi. Keduanya saat ini merupakan ganda putri tertangguh Jepang setelah pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi resmi berpisah pada akhir Agustus kemarin.

Editor : Banu Adikara




Close Ads