alexametrics

Penampilan di Game 2, Bukti Bahwa Hendra/Ahsan Ganda Kelas Dunia

The Daddies Lolos ke Perempat Final
17 Oktober 2019, 23:04:31 WIB

JawaPos.com-Juara dunia 2019 Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan melaju ke perempat final Denmark Open 2019. Mereka menyusul ganda nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang sudah lebih dulu menginjakkan kakinya di babak 8 besar.

Pada babak 16 besar di Odense Sports Park malam ini WIB (17/10), Hendra/Ahsan mengalahkan ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam dua game langsung yang berakhir 22-20, 21-16. Hendra/Ahsan memungkasi laga ulangan final All England 2019 itu hanya dalam tempo 27 menit saja.

Kemenangan ini semakin menyempurnakan rekor Hendra/Ahsan atas Chia/Soh. Dalam empat kali laga, The Daddies selalu menang. Pada Kejuaraan Badminton Asia 2019, Hendra/Ahsan sejatinya ’kalah’ melawan Chia/Soh. Namun, ketika itu Hendra/Ahsan mundur karena cedera. Jadi tidak sempat bertanding.

Kemenangan hari ini menunjukkan kualitas kelas dunia Hendra/Ahsan. Mereka bermain sangat pintar dengan konsisten melakukan penempatan-penempatan bola yang sulit diantisipasi lawan. Ini sesuai instruksi pelatih kepala Herry IP. Yakni bermain variasi bola panjang dan pendek. Tidak perlu keras. Yang penting akurat dan menyusahkan lawan.

Herry IP memang ingin agar Hendra/Ahsan memakai strategi yang cerdik. Alih-alih memakai tenaga besar untuk menghancurkan pertahanan Chia/Soh.

Hasilnya, Chia/Soh, pontang-panting. Mereka mencoba untuk bermain penempatan bola, tetapi malah banyak melakukan kesalahan sendiri. Saat ingin mengubah tempo dengan bermain cepat, Hendra/Ahsan lebih dulu sigap melakukan antisipasi dan tetap mendikte permainan.

Hendra/Ahsan sempat kesulitan saat Chia/Soh menyamakan kedudukan menjadi 20-20 pada game pertama. Namun, mereka tetap tenang, mencetak dua angka beruntun, dan memenangkan game tersebut. Tidak mau mengulangi banyaknya kesalahan, Hendra/Ahsan melaju kencang pada game kedua, tidak pernah sekalipun tertinggal dalam pengumpulan poin.

Satu-satunya momen saat Chia/Soh menyamakan kedudukan pada game kedua adalah ketika poin masih 1-1!

”Kami bisa menyelesaikan pertandingan hari ini dengan baik. Selanjutnya kami harus lebih fokus untuk besok,” kata Ahsan singkat setelah pertandingan dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

Selanjutnya, pada babak delapan besar, Hendra/Ahsan akan berhadapan dengan ganda Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Secara head-to-head, Hendra/Ahsan unggul jauh 4-1.

Pertemuan terakhir mereka terjadi di turnamen besar Super 1000, China Open 2019. Saat itu, Hendra/Ahsan menang telak 21-15, 21-12. ’’Kami sudah sering berhadapan dengan mereka sebelumnya. Mereka pasangan yang bagus. Jadi kami harus lebih fokus dan siap buat besok,” kata Hendra mengomentari Endo/Watanabe.

’’Kami belum menyiapkan strategi khusus. Malam ini kami akan mempelajari lagi permainan mereka, menonton video mereka. Pertandingan besok pasti akan berlangsung ketat,” tambah Ahsan.

Sayangnya kemenangan tak bisa diraih Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf. Wahyu/Ade dikalahkan ganda Taiwan Lu Ching-yai/Yang Po-han dalam tiga game, 22-20, 12-21, 19-21.

Editor : Ainur Rohman



Close Ads