alexametrics

Kalah Kualitas dan Diare, Timnas Voli Putri Gagal ke Final

17 Mei 2022, 17:55:18 WIB

JawaPos.com-Peluang timnas voli indoor putri untuk meraih medali emas tertutup. Kemarin (16/5) srikandi Merah Putih takluk oleh Thailand dengan skor telak 0-3 (15-25, 12-25, 14-25).

Laga kedua negara berlangsung di Dai Yen Sports Arena, Quang Ninh, Vietnam.

Kekalahan tersebut membuat Indonesia gagal melaju ke babak final karena sudah mengalami dua kekalahan.

Sebelumnya Indonesia dikalahkan Vietnam dengan skor 1-3 (17-25, 18-25, 25-18, 20-25) dan baru meraih satu kemenangan atas Malaysia 3-0 (25-10, 25-13, 25-5).

Sebagaimana diketahui, nomor putri hanya diikuti lima tim. Karena itu, setiap tim bertemu di fase grup. Dua tim teratas bakal tampil di final, sedangkan posisi ke-3 dan 4 memperebutkan medali perunggu.

Pelatih voli indoor putri Risco Herlambang menyatakan, ada beberapa faktor yang membuat Indonesia menyerah 0-3. Pertama, pelatih Jakarta Elektrik PLN di Proliga musim 2022 itu mengakui bahwa kualitas Thailand masih di atas pasukannya.

”Memang kita masih di bawah level Thailand,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Kendala berikutnya adalah banyaknya pemain yang diare karena keracunan makanan. Stok pemain yang tidak terkena diare cukup terbatas. Hanya menyisakan Wilda Siti Nurfadillah, Nandita Ayu Salsabila, Tisya Amallya Putri, Yolana Betha Pangestika, Shintia Alliva Maulidina, Ditta Azizah, dan Amalina Fajrina. ”Sisanya terkena diare,” bebernya.

Karena itu, dengan persiapan tim yang mepet dan hanya membawa 12 pemain, Indonesia pun sulit mengimbangi Thailand. ”Dan tadi main, kami akui keserang servisnya Thailand yang luar biasa. Jadi, kami tidak bisa berkembang,” ujarnya.

Disinggung soal toser yang lebih mengandalkan Tisya Amallya, Risco menyebutkan bahwa para pemain lebih cocok dengan Tisya. ”Karena tidak ada waktu TC yang cuma tiga minggu. Mau uji coba juga susah, terkendala lawan, karena bulan puasa keburu mudik,” sebutnya.

Kini pihaknya fokus menghadapi laga terakhir melawan Filipina di babak akhir fase grup hari ini (17/5). Bagi Indonesia, laga itu sudah tidak menentukan.

Sementara Filipina masih memelihara peluang untuk bisa tembus dua besar karena masih menyisakan dua pertandingan. Adapun perebutan perunggu baru dijalankan pada 21 Mei.

Namun, pelatih yang mengantar voli indoor putri meraih perak SEA Games 2017 itu tak ingin melepas pertandingan. Risco berharap para pemain sudah bugar dan tidak ada masalah lagi dengan diare.

”Karena bukan tim putri saja yang kena. Putra juga sebagian kena. Sampai habis tuh obat diare,” keluhnya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : raf/c9/bas

Saksikan video menarik berikut ini: