alexametrics
Badminton Asia Team Championships 2020

Kemenangan Ini Menunjukkan Kualitas Ginting Sebagai Pemain Kelas Dunia

17 Februari 2020, 07:30:49 WIB

JawaPos.com-Kesuksesan Indonesia menjadi juara Badminton Asia Team Championships 2020 tidak lepas dari ketangguhan Anthony Sinisuka Ginting.

Pemain yang akan menempati ranking tiga dunia pada pekan ini tersebut membuka jalan kemenangan Indonesia. Pada partai pertama, Ginting mengalahkan tunggal pertama Malaysia Lee Zii Jia dalam dua game langsung dengan skor 22-20, 21-16.

Pertandingan itu menunjukkan kematangan Ginting sebagai pemain kelas dunia. Pada game pertama, pertandingan berjalan dengan sangat seru. Namun, Ginting mampu tampil tenang, fokus, dan menjalankan strategi dengan sangat jitu.

Ginting dan Zii Jia saling berkejaran angka. Lawan sempat unggul 20-19. Namun, Ginting berhasil mencetak tiga angka beruntun untuk mengambil game pertama dengan kemenangan 22-20.

Pada game kedua, Zii Jia hanya bisa memberikan perlawanan sampai pada kondisi 8-8. Setelah itu, Ginting melesat dan tidak pernah tertinggal untuk memenangkan pertandingan.

Indonesia unggul 1-0 dan membuat kepercayaan diri tim untuk mempertahankan gelar semakin mengental.

“Puji Tuhan saya bisa selesaikan permainan dengan baik tanpa cedera. Saya senang bisa sumbang satu poin, di pertandingan beregu satu poin sangat berharga,” kata Ginting dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Di game pertama dia berusaha banyak menyerang, saat itu saya banyak angkat bola. Postur lawan kan tinggi, shuttlecock juga kencang, saya tidak bisa bikin dia lari-lari. Saya berusaha untuk tidak angkat bola, tidak memberikan dia kesempatan menyerang,” tambahnya.

Menurut Ginting, Zii Jia banyak buang-buang poin pada akhir game kedua. Pemain berusia 23 tahun kelahiran Cimahi, Jawa Barat itu memilih pasif dan bereaksi dalam mengikuti gaya main Zii Jia.

Cara menunggu itu ternyata berhasil dengan sangat baik.

“Tapi, tetap tidak kasih angin dan terus menekan lawan,” katanya.

Indonesia lantas unggul 2-0 via kemenangan Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo. Ganda putra nomor satu dunia ini mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 22-20, 21-16.

Ganda dadakan Fajar Alfian/Mohammad Ahsan menjadi penentu kemenangan Indonesia. Itu seiring dengan keberhasilan mereka mengandaskan pasangan nomor dua Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan skor 21-18, 21-17 dalam waktu 37 menit.

Indonesia kehilangan satu angka saat tunggal kedua Jonatan Chirstie kandas di tangan pemain nomor 72 dunia, Cheam June Wei. Jonatan yang sempat memimpin 20-17 pada game ketiga, akhirnya takluk dengan skor 16-21, 21-17, dan 22-24.

Editor : Ainur Rohman



Close Ads