alexametrics
NBA All-Star 2020

Hasil Slam Dunk Contest Sangat Kontroversial, Gordon Ogah Ikut Lagi

17 Februari 2020, 08:18:42 WIB

JawaPos.com – Aaron Gordon muncul di konferensi pers dengan mimik kecewa. Itu terjadi hanya beberapa saat setelah bintang Orlando Magic tersebut dinyatakan kalah dari pemain Miami Heat Derrick Jones Jr pada putaran final NBA Slam Dunk Contest di United Center, Chicago kemarin.

Gordon mengaku kapok ikut Slam Dunk Contest lagi.

’’Ini yang terakhir bro, saatnya pulang,” ucap pemain 24 tahun itu, seperti dilansir ESPN.

Duel final Slam Dunk Contest antara Gordon dan Jones kemarin sejatinya berlangsung superseru sekaligus superketat dalam penilaian. Keduanya menghibur puluhan ribu penonton dengan atraksi-atraksi memikat. Sayang, terjadi kontroversi pada babak tie break kedua untuk penentuan juara.

Ide dadakan Gordon yang melakukan two handed dunk dengan melompati Tacko Fall, pemain Boston Celtics setinggi 226 cm, hanya diganjar 47 poin oleh lima juri. Padahal, aksi tersebut sangat menarik dan memiliki tingkat kesulitan tinggi. Dibutuhkan kemampuan vertical jump yang luar biasa.

Namun, aksi Gordon kalah oleh dunk terakhir Jones. Dia melakukan windmill dunk dengan berlari dari tengah lapangan dan mengambil tumpuan lompat sejak garis free throw. Aksi Jones itu diganjar 48 poin.

Tiga juri yakni Dwyane Wade, Scottie Pippen, dan Chadwick Boseman hanya memberikan poin 9. Sedangkan dua juri lainnya, Common dan Candace Parker mengangsurkan angka sempurna, 10.

’’Poin sempurna, 50, sudah aku lakukan lima kali berturut-turut. Tapi, entahlah, kenapa tetap berakhir seperti ini,” keluh Gordon.

Setelah Jones dipastikan juara, dunia maya langsung heboh. Gelombang kontroversi ramai membahas keputusan juri. Ada yang hanya mengkritik. Banyak pula yang memberi masukan agar penilaian dunk contest selanjutnya dievaluasi. ’’Sialan, mereka membuat penilaian yang salah lagi untuk Aaron,” cuit bintang Utah Jazz Rudy Gobert di Twitter.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : irr/c19/cak



Close Ads