alexametrics
Hongkong Open 2019

Pulang, Lupakan Hasil Buruk, dan Bangkit di BWF World Tour Finals 2019

16 November 2019, 18:24:52 WIB

JawaPos.com– Pada 28 April 2019, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe menjadi mimpi buruk. Bukan hanya buat Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, melainkan juga bagi seluruh badminton lovers tanah air. Hari itu, di final Kejuaraan Asia 2019, pasangan Jepang tersebut menghajar Minions –sebutan Marcus/Kevin– tanpa ampun. Skor 21-18, 21-3 menjadi kekalahan terburuk yang pernah dialami pasangan nomor satu dunia tersebut.

Dan sejak itu, Minions tak pernah lagi bisa menang atas Endo/Watanabe. Hingga hari ini.

Kemarin, di perempat final Hongkong Open 2019, Marcus/Kevin takluk 21-16, 14-21, dan 20-22 kepada ganda nomor dua Jepang tersebut. Itu sangat menyakitkan. Sebab, sebenarnya Minions selalu unggul sepanjang game ketiga. Mereka unggul saat interval, lalu melaju, dan leading nyaman 16-10. Ketika terkejar, mereka masih bisa menjauh ke angka 19-15.

Bukannya segera menyelesaikan laga, mereka malah banyak membuat unforced error. Lawan menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Marcus/Kevin lantas mencapai match point duluan. Namun, pada akhirnya mereka kandas. Itu kekalahan ketiga Marcus/Kevin tahun ini. Dari pasangan yang sama.

’’Endo/Watanabe memang nggak gampang mati. Mereka juga main lebih tenang,’’ kata Kevin sebagaimana dilansir dari siaran pers PP PBSI. Dia mengakui, kekalahannya kemarin disebabkan kelengahan mereka sendiri. ’’Waktu kami memimpin di game ketiga, sebetulnya tidak ada perubahan permainan dari lawan. Kami kurang beruntung di akhir game,’’ ucap dia.

Dengan begitu, Marcus/Kevin gagal mempertahankan gelar yang mereka genggam dua edisi beruntun. Ya, mereka adalah juara Hongkong Open edisi 2017 dan 2018. Padahal, pekan lalu mereka sukses mempertahankan gelar Fuzhou China Open dua kali beruntun.

Jika ada sisi positif yang bisa diambil dari hasil kemarin, Minions bisa segera pulang dan mempersiapkan diri untuk turnamen yang lebih bergengsi. Yakni, BWF World Tour Finals (WTF) 2019 di Guangzhou 11–15 Desember mendatang. Minions yang diunggulkan di tempat pertama ingin membayar WTF 2018 yang gagal total.

Kevin menyatakan, kekalahannya kemarin bagus untuk evaluasi. ’’Kami merasa penampilan kami secara keseluruhan cukup baik. Tapi, kan kami masih kalah. Jadi, masih banyak yang harus diperbaiki dari kami,’’ ujar pemain yang lahir di Banyuwangi 24 tahun lalu itu.

Jojo vs Ginting

Sementara itu, di tunggal putra, satu slot final sudah dikunci Indonesia. Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie bentrok di semifinal hari ini. Itu akan jadi pertemuan keenam buat dua idola badminton lovers tanah air tersebut. Untuk sementara, Jonatan unggul head-to-head 3-2 atas Ginting. Dalam dua pertemuan terakhir, dia selalu menang. Tepatnya di Hongkong Open 2018 serta final Australia Open 2019 April lalu.

Kemarin Ginting melakukan comeback yang sangat keren. Kalah 8-21 oleh Chou Tien-chen pada game pertama, dia bangkit dan merebut dua game berikutnya dengan 21-19, 21-13. Ginting memang tampil parah pada awal laga. Dan itu terbawa sampai game berikutnya.

Pada game kedua, dia sudah tertinggal 10-17. Namun, dengan kesabaran luar biasa, Ginting menyusul perolehan poin satu per satu. Pukulannya makin akurat, placement dia semakin hati-hati. Hingga akhirnya, dia berbalik unggul 18-17. Lalu, dia menutup game tersebut dengan kemenangan. Pada game penentuan, kondisi Chou menurun. Ginting melaju tanpa henti.

Tiga Kekalahan Menyakitkan Minions dari Endo/Watanabe

28 April

Final Kejuaraan Asia 2019

18-21, 3-21

Setelah kalah di babak pertama All England, Minions sempat terpuruk. Gagal mencapai final di Malaysia Open dan Singapore Open. Kejuaraan Asia adalah final pertama mereka pasca All England. Namun, di final, Endo/Watanabe sukses menguras stamina Minions di game pertama dan membabat mereka dengan skor yang tidak masuk akal di game kedua.

2 Agustus

Perempat final Thailand Open 2019

17-21, 21-19, 14-21

Minions sedang dalam form terbaik setelah menjuarai dua turnamen elite beruntun: Indonesia Open dan Japan Open. Mereka mengincar gelar Thailand Open yang belum pernah didapat. Namun, pertemuan dengan Endo/Watanabe di delapan besar membuyarkan ambisi itu. Mereka tertekan sejak game pertama. Kevin/Marcus terlihat sangat kelelahan.

15 November

Perempat final Hongkong Open 2019

21-16, 14-21, 20-22

Delapan gelar sudah dikantongi Minions sepanjang tahun ini. Kans untuk menambahnya menjadi 9 cukup terbuka. Lagi-lagi mereka dijegal pasangan nomor 6 dunia tersebut.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c4/na



Close Ads