alexametrics

Retired Saat Ketinggalan 5-20 dari Momota, Shi Yu Qi: Aku Tidak Kalah!

16 Oktober 2021, 23:24:16 WIB

JawaPos.com – Tim Thomas Tiongkok berhasil melaju ke babak final Piala Thomas 2021 setelah mengandaskan Jepang 3-1 di partai semifinal, Sabtu (16/10). Satu-satunya poin yang gagal direbut Tiongkok adalah partai pertama antara Shi Yu Qi melawan Kento Momota.

Kemenangan Momota atas Yu Qi tengah menjadi buah bibir. Pasalnya, kemenangan itu diraih Momota usai Yu Qi memutuskan meninggalkan gelanggang alias retired di gim kedua saat papan skor menunjukkan angka 5-20 untuk keunggulan Momota setelah di gim pertama ia kalah tipis 20-22.

Di gim kedua, Yu Qi memang sudah terlihat sangat kepayahan dalam meladeni Momota. Pukulan-pukulannya banyak yang tersangkut dan tidak terjatuh di sasaran yang dituju.

Saat angka menunjukkan 5-20, Yu Qi mendadak mendekati wasit dan menyatakan bahwa ia tidak bisa meneruskan pertandingan. Wasit pun mengumumkan bahwa Yu Qi memutuskan retired dan kemenangan menjadi milik Momota.

Hal ini pun kemudian mengundang banyak pertanyaan. Pasalnya, Yu Qi memutuskan retired saat skor sudah sangat tanggung. Alih-alih kalah secara kesatria, ia malah mundur dari medan perang sebelum Momota menyentuh angka 21.

Beberapa pecinta bulu tangkis yang menyaksikan laga itu pun menilai bahwa Yu Qi sudah mencederai fair play sebagai seorang atlet.

 

Retired, Bukan Kalah

 

Dalam sesi wawancara setelah pertandingan, Yu Qi mengatakan bahwa keputusan itu dia ambil karena tubuhnya sudah sangat lelah. “Tubuhku sakit sekali. Aku tidak bisa melanjutkan pertandingan tadi,” katanya dalam siaran channel YouTube Badminton Europe.

Menyoal mengapa ia memutuskan untuk keluar saat skor 5-20, Yu Qi memberikan jawaban yang tidak disangka-sangka dan cukup kontroversial.

“Secara teknis, ketika aku memutuskan untuk retired di skor tersebut, artinya aku tidak kalah. Karena, skor lawan belum menyentuh angka 21,” ujar Yu Qi sembari tertawa kecil.

Tak puas dengan jawaban Yu Qi, wartawan pun terus mencecar dirinya mengapa ia tidak retired di awal atau pertengahan gim penentu jika memang ia mengalami cedera atau rasa sakit pada tubuhnya.

Mendengar pertanyaan itu, Yu Qi kembali bersilat lidah.

“Apa pun bisa terjadi, kejutan apa pun mungkin saja muncul di tengah laga. Di gim ketiga, aku memang sudah sangat lelah. Aku tidak bisa lagi berlari. Tapi tetap ada kemungkinan dia (Momota, Red) juga akan mengalami hal yang sama (kelelahan atau terkena cedera, Red), bukan?” ujar Yu Qi santai.

Bagi Yu Qi, ini adalah kekalahan pertamanya dari Momota di pertemuan kedua mereka tahun ini. Sebelumnya, Yu Qi sukses memenangkan laga melawan Momota di Piala Sudirman 2021, sekaligus ikut andil dalam mengantar Tiongkok menjuarai turnamen beregu tersebut untuk yang ke-12 kalinya.

Tim Thomas Jepang gagal menyabet tiket final setelah tiga wakil setelah Momota, yakni ganda putra Yuta Watanabe/Takuro Hoki, tunggal putra Kanta Tsuneyama, dan ganda putra Akira Koga/Taichi Saito gagal mempersembahkan kemenangan.

Sementara buat Tiongkok, kemenangan ini otomatis mengantar mereka ke partai final yang akan diselenggarakan pada Minggu (17/10) besok. Tiongkok akan menghadapi Indonesia yang baru saja memecundangi Denmark 3-1.

Editor : Banu Adikara




Close Ads