
Sandy Gumulya
JawaPos.com - Sandy Gumulya tersenyum sumringah.
Setelah sukses mendapat gelar sarjana, mantan petenis nasional, Sandy Gumulya mengaku akan fokus mengurusi keluarga sebelum memikirkan kariernya ke depan. Meskipun demikian, ibu seorang anak ini tetap tidak akan meninggalkan dunia olahraga tenis yang telah membesarkan namanya selama ini.
Hal itu diungkapkan Sandy di sela-sela proses Wisuda setelah menyelesaikan kuliahnya pada jurusan Manajemen Universitas Tarumanegara di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (6/10) kemarin.
"Saat ini saya memang lagi fokus sama keluarga dulu apalagi anak saya (Lionell Brayden Anggara), masih kecil. Terus gak tau juga ini perasaan mau isi lagi (hamil). Tapi saya tetap tidak akan meninggalkan tenis," ungkap Sandy saat ditemui di JCC Selasa (6/10).
Dengan gelar Sarjana Ekonomi (SE) yang melekat pada dirinya saat ini, Sandy berharap bisa mempraktekkan ilmu yang didapatnya dibangku perkuliahan selama ini di dunia tenis.
"Sekarang lagi ingin bantuin usaha papah dulu. Tapi tidak menutup kemungkinan saya juga bisa kembali ke tenis karena belum lama bikin pertandingan Sho Good. Ingin kembali ke tenis, pasti ada tapi dibalik layar saja," ungkap wanita kelahiran Jakarta 2 April 1986 tersebut.
Sandy juga mengaku pentingnya pendidikan bagi para atlet demi menunjung masa depan mereka. Ia berhasil meraih gelar sarjananya setelah melewati berbagai perjuangan selama sembilan tahun.
"Sejak kuliah tahun 2006 ada banyak tantangan antara memilih menjadi atlet atau meneruskan sekolah. Tapi buat saya yang penting jangan ninggalin sekolah. Karena setiap perjuangan pasti ada balasannya. Senang rasanya akhirnya bisa selesai," ungkap peraih medali emas di SEA Games 2007 silam itu.
Sandy Gumulya adalah salah satu petenis profesional asal Indonesia. Ia telah bermain tenis sejak usia 8 tahun dan berkarier profesional di tahun 2000. Sandy merupakan putri dari pasangan Rudy Gumulya dan Siantiningsih. Adik Sandy, Beatrice Gumulya, juga merupakan pemain tenis profesional Indonesia.
Karier junior internasional Sandy diawalinya dengan mengikuti Australian Open Junior di tahun 2002 dan 2003. Ia sempat mencapai di babak kuarter final pada Australian Open Junior 2003 untuk nomor ganda putri bersama pasangan tenisnya, Septi Mende.
Sandy juga dipercaya menjadi petenis yang memperkuat timnas Indonesia dalam kejuaraan Fed Cup di tahun 2003, 2004, 2008 dan 2009. Selama tahun-tahun tersebut, Sandy mempersembahkan 4 kali kemenangan di nomor tunggal dan 3 kali kemenangan untuk ganda.
Selain itu, Sandy juga menjadi petenis yang mewakili Indonesia dalam ajang SEA Games. Ia pun beberapa kali menorehkan prestasi yang membanggakan, seperti medali emas SEA Games 2007 untuk tunggal putri dan medali perak SEA Games 2007 untuk ganda putri dan tim beregu Indonesia.
Dalam SEA Games 2009, Sandy sekali lagi mempersembahkan medali perak untuk tim beregu Indonesia dan medali perunggu untuk tim ganda putri. (bam/ndi/JPG)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
