alexametrics
NBA 2019-2020

Semakin Terbenam di Dasar Klasemen, Tapi Tetap Bahagia

15 Desember 2019, 08:54:21 WIB

JawaPos.com – Golden State Warriors memang –lagi-lagi– kalah dalam lanjutan kompetisi NBA 2019–2020. Kali ini oleh Utah Jazz dengan skor 106-116. Namun, sejak ditinggalkan oleh Stephen Curry yang mengalami patah pergelangan tangan akhir Oktober lalu, penampilan tim itu akhirnya membaik.

Para pemain mudanya begitu percaya diri ketika melawat ke markas Jazz, Vivint Smart Home Arena, kemarin.

Saat halftime, mereka unggul 56-49. Field goal Warriors juga mencapai 50 persen (23-46). Untuk urusan rebound, para big man pelapis Warriors juga dahsyat dengan unggul 48-43.

Padahal, yang dihadapi Warriors adalah skuad inti Jazz. Ada Donovan Mitchell, Rudy Gobert, sampai Bojan Bogdanovic. Jazz kini juga bercokol di peringkat keenam wilayah barat (15-11). Jauh meninggalkan Warriors yang masih berada di dasar klasemen alias peringkat ke-15 (5-22).

Warriors turun dengan hanya menyisakan D’Angelo Russell sebagai starter reguler. Sisanya adalah pemain-pemain pelapis. Mereka menggantikan bintang-bintang yang masih cedera seperti Curry, Draymond Green, dan Klay Thompson. Juga, mereka nyaris saja membuat tuan rumah bertekuk lutut. Sampai pertengahan kuarter keempat, mereka masih unggul.

Hanya kematangan bertandinglah yang akhirnya menyelamatkan Jazz dari kekalahan. Saat pertandingan tersisa 1 menit 50 detik, Bogdanovic mencetak tembakan tiga angka kedelapan. Dia membalikkan skor menjadi 106-104. Selang 30 detik, Mitchell menambah keunggulan Jazz dengan kembali menceploskan tembakan tiga angka. Jazz makin jauh, lalu akhirnya menang.

”Aku pernah berada di posisi seperti itu sebelumnya. Merasa menang, tapi tidak benar-benar tahu bagaimana menyelesaikannya,” ucap Russell seperti dilansir AP. ”Saya kira itu akan datang dengan sendirinya. Tumbuh dengan pengalaman,” imbuh guard berusia 23 tahun tersebut.

Dua big man muda Warriors, Marquese Chriss dan Omari Spellman, menguasai paint area dengan sangat baik. Di bawah penjagaan Chriss, NBA Defensive Player of the Year 2018 dan 2019, Rudy Gobert tak berkutik. Dia hanya membuat dua poin dalam dua kuarter pertama. Saat jeda halftime, rebound Warriors juga unggul jauh, mencapai 26-16.

Memasuki kuarter ketiga, Jazz mengganti strategi. Mereka menciptakan banyak poin melalui tembakan dari luar paint area. Tuan rumah membuat field goal 50 persen. Tembakan tiga angkanya mencapai 40 persen.

Dengan begini, Warriors tetap berada di dasar klasemen. ”Saya suka dengan posisi kami saat ini,” ucap Kerr. ”Mungkin kedengarannya gila jika melihat rekor pertandingan kami. Tapi, dengan cara bermain seperti ini, kami siap mendapat kemenangan di laga selanjutnya,” tambah dia kepada ESPN.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : irr/c11/na


Close Ads