alexametrics

Ketika Para Sprinter Internasional Turun Gunung demi PON 2020

15 Desember 2019, 17:54:52 WIB

JawaPos.com–Ada wajah-wajah familier dalam skuad Provinsi Nusa Tenggaara Barat (NTB) di Kejuaraan Nasional Estafet 2019 kemarin. Terutama pada nomor 4 x 100 meter. Dalam tim tersebut, ada sejumlah spinter top tanah air.

Salah satunya, Fadlin, mantan anggota pelatnas Asian Games 2018, plus bintang sprint Indonesia saat ini, Lalu Muhammad Zohri.

Adanya skuad bintang ditambah Sudirman Hadi dan Iswandi membuat NTB menjadi juara dengan mudah. Mereka mencatatkan waktu 40,54 detik dan menembus limit PON 2020. Fadlin yang gantung sepatu setelah membantu Indonesia meraih perak estafet 4 x 100 meter Asian Games mengatakan bahwa itu memang tujuannya turun gunung. Yakni, membantu NTB lolos PON 2020.

’’Cukup berat berlomba lagi setelah lebih dari setahun off. Soalnya, berat badan juga sudah naik 5 kg,’’ ujar Fadlin, lantas tertawa. ’’Tapi, selama ini saya tetap jaga kondisi dengan latihan. Bersyukur bisa membawa tim lolos limit PON,’’ imbuh pelari berusia 30 tahun itu.

Fadlin menuturkan, waktu persiapan mereka sebagai tim memang tidak banyak. Yakni, hanya dua minggu. Sebab, pelari juga memiliki kesibukan masing-masing. Namun, dengan pengalaman setiap sprinter, mereka bisa lebih mudah menemukan kekompakan.

’’Formasi saat PON nanti bisa saja berubah. Saya belum tahu siapa saja. Nanti dilihat saja kondisi setiap atlet. Siapa yang siap, ya dia yang akan turun,’’ jelasnya.

Sementara itu, tim Jawa Tengah juga memastikan lolos ke PON. Provinsi tersebut menempati posisi estafet dengan catatan waktu 40,62 detik. Disusul DKI Jakarta dalam waktu 40,87 detik. Di posisi keempat, ada tim Jawa Timur dengan waktu 41,03 detik.

Untuk tim Jatim, hasil itu tidak membuat risau. Mereka sudah meraih tiket PON dalam Kejurnas Atletik 2019 pada Agustus lalu. Provinsi paling timur Pulau Jawa tersebut menerjunkan tim lapis kedua.

’’Ini untuk melihat perkembangan tim junior. Ternyata, hasilnya lumayan juga,’’ ungkap sprinter Jatim Yudi Dwi Nugroho.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c20/na


Close Ads