alexametrics

Sebelum ke Basel, Herry IP Liburkan Pemain Berstatus Ayah

15 Agustus 2019, 08:24:03 WIB

JawaPos.com-Skuad Indonesia untuk Kejuaraan Dunia 2019 bertolak ke Basel, Swiss, tadi malam. Jonatan Christie dkk berangkat naik pesawat Turkish Airlines melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pukul 21.00 WIB. Total, rombongan berisi 39 orang yang terdiri atas pemain, pelatih, dan ofisial.

Selanjutnya, mereka akan menempuh perjalanan selama 12 jam ke Istanbul, Turki. Di sana mereka transit dua jam, lalu dilanjutkan dengan penerbangan ke Basel yang berdurasi 3,5 jam.

Kabidbinpres PP PBSI Susy Susanti mengatakan, semua atlet dalam kondisi fit. Sebelum berangkat, mereka masih menjalankan sesi latihan pagi. Meski begitu, porsi latihannya tidak penuh seperti biasa. ’’Pastinya, sampai keberangkatan, tidak ada yang sakit. Mudah-mudahan sampai di sana bisa sehat terus,’’ harap Susy.

Latihan terakhir kemarin memang lebih untuk conditioning saja. Suasananya lebih rileks. Khusus untuk ganda putra, pelatih kepala Herry Iman Pierngadi bahkan memberikan libur buat para pemain yang berstatus ayah. Yakni, Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan, dan Mohammad Ahsan.

Tujuannya, mereka bisa menghabiskan waktu bersama keluarga.

Selain latihan ringan, sejumlah pemain memanfaatkan hari terakhir kemarin untuk konsultasi dengan psikolog. Salah satunya, M. Rian Ardianto, yang sempat curhat dengan psikolog PP PBSI Rachman Widohardhono.

Kejuaraan dunia baru dimulai Senin mendatang (19/8). Sebelumnya, para pemain diplot berangkat hari ini (15/8). Namun, Susy menuturkan bahwa mereka memutuskan berangkat sehari lebih cepat dari jadwal semula. Selain memulihkan kondisi setelah perjalanan panjang, mereka datang lebih awal untuk beradaptasi dengan cuaca setempat.

Karena baru dimulai Senin, sesi latihan resmi juga baru diberikan mulai Sabtu (17/8). Karena itu, mereka akan menyewa satu lapangan di Basel untuk latihan. ’’Ada teman di sana yang menyiapkan. Kebetulan juga pelatih di sana. Kami sudah komunikasi. Pada 16 kan belum ada lapangan dari panitia. Jadi, kami sewa satu hari saja,’’ jelas Susy.

Para atlet rata-rata sudah berpengalaman menjaga kondisi setelah penerbangan panjang. Mereka sudah bisa menyiasati agar tidak kelelahan. Yang harus diantisipasi justru jetlag. Gloria Emanuelle Widjaja sudah mempunyai cara untuk mengatasi perbedaan waktu yang memengaruhi jam biologis tubuh tersebut.

’’Kondisi baik, fisik oke. Enjoy aja. Paling sampai sana (Basel, Red) ngantuk karena beda jam kan,’’ ucap Gloria kemarin. ’’Biar segar, mending melakukan lebih banyak aktivitas. Jangan tidur, nanti malah lemas. Keluar dari kasur aja dan bantal jangan kena kepala,’’ imbuhnya berbagi resep.

Kejuaraan Dunia 2019 digeber di St Jakobshalle, sebuah gedung serbaguna di wilayah suburb Basel. Gedung yang biasa digunakan untuk menggelar konser tersebut mampu menampung sekitar 9.000 penonton. Dalam kejuaraan edisi ke-25 itu, PP PBSI menargetkan bisa membawa pulang satu gelar juara. Seperti biasa, ganda putra mempunyai kans paling besar untuk mewujudkannya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c20/na

Close Ads