alexametrics

Dahsyat, Lifter Belia Indonesia Borong Tiga Emas dari Uzbekistan

15 Februari 2020, 07:24:57 WIB

JawaPos.com-Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah tampil dahsyat. Atlet remaja berusia 17 tahun itu meraih tiga emas pada Kejuaraan Angkat Besi Remaja dan Junior Asia 2020 di Tashkent, Uzbekistan (14/2).

Pada kejuaraan yang merupakan salah satu ajang kualifikasi menuju Olimpiade 2020 Tokyo itu, Windy merih tiga emas masing-masing lewat total angkatan (185 kg), lalu snatch (85 kg), dan clean and jerk (100 kg).

Berada di kelas 49 kg, Windy sukses melakukan angkatan snatch seberat 80 kg di percobaan pertama. Saat menaikkan beban pada kesempatan kedua, ia juga mulus mengangkat beban 85 kg.

Namun pada percobaan terakhir, Windy gagal mempertajam angkatan snatch-nya saat beban ditingkatkan menjadi 87 kg sehingga catatan terbaiknya hanya berada di angka 85 kg.

Begitu pun dengan angkatan clean and jerk, catatan terbaik Windy muncul di kesempatan pertama, ketika dia hanya mampu mengangkat 100 kg. Ia kembali gagal kala menaikkan beban menjadi 105 kg di kesempatan kedua maupun 106 kg di percobaan ketiga.

Meski begitu, hasil tersebut berhasil menempatkannya di posisi pertama untuk tiga kategori.

Medali perak di kelas tersebut direbut lifter Taiwan Lin Cheng-Jin yang membukukan total angkatan 164 kg. Detailnya adalah snatch 74 kg dan clean and jerk 90 kg.

Sementara itu, perunggu diraih lifter asal Jepang Higa Sei dengan total angkatan 158 kg (snatch 71 kg dan clean and jerk 87 kg).

Meski menempati peringkat pertama, catatan Windy itu justru menurun dibanding yang dibukukannya pada SEA Games 2019 Filipina. Saat itu, dia meraih emas dengan total angkatan 190 kg.

Kendati begitu, pelatih kepala angkat besi Indonesia Dirdja Wihardja tetap bersyukur anak asuhnya bisa meraih emas sekaligus mengumpulkan poin menuju Olimpiade 2020.

“Hasil ini sangat luar biasa karena level kejuaraan ini lebih bergengsi ketimbang SEA Games. Ini level gold. Sedangkan SEA Games kemarin levelnya silver. Tentunya, poin untuk meraih tiket Olimpiade Tokyo semakin terbuka,” kata Dirdja seperti dilansir dari Antara.

Lifter putri Indonesia lainnya, Juliana Klarisa yang turun di kelas 55 kg meraih medali perak dengan angkatan snatch 78 kg dan clean and jerk 104 kg.

Masih ada beberapa lifter lainnya yang akan tampil pada kejuaraan yang berlangsung pada 14-16 Februari itu. Mereka adalah Rahmat Erwin Abdullah (73 kg), Putri Aulia (59 kg), Tsabitha Alfiah Ramadani (64 kg), Mohammad Yasin (67 kg), dan Muhammad Fathir (61 kg).

Editor : Ainur Rohman

Reporter : ANTARA


Close Ads