alexametrics
Indonesia Masters 2020

Tontowi Senang dan Merasa Cocok Berpasangan dengan Apriyani

15 Januari 2020, 11:30:07 WIB

JawaPos.com – Kemarin, pukul 10.00 WIB, Tontowi Ahmad masih menjalani aktivitas biasa. Dia asyik berlatih di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur. Tiba-tiba dia mendapat telepon dari Apriyani Rahayu. Apri bilang, mereka harus bertanding dalam babak kualifikasi Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan pukul 12.30 WIB.

Bergegaslah Owi –sapaan Tontowi– berangkat ke Istora. Untuk menempuh lalu lintas Jakarta yang tidak bisa diprediksi, dia sampai meminta bantuan pengawalan polisi dari temannya. Beruntung, pemain 33 tahun itu tiba tepat waktu. Keduanya bermain melawan Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran dari Thailand.

Owi/Apri memang masuk daftar tunggu di Indonesia Masters. Nah, mereka bisa masuk babak kualifikasi karena Danny Bawa Chrisnata/Tanwei Han (Singapura) mundur. Dua pasangan waiting list yang ada di atas mereka, Kim Sa-rang/Kim Ha-na (Korea Selatan) dan Dejan Ferdinansyah/Serena Kani, menolak tampil. Kim/Kim masih berada di Korea, sedangkan Dejan/Serena di Kudus.

Debut pasangan tersebut sukses. Mereka menang 21-16, 21-17 atas Jomkoh/Paewsampran. Melaju ke babak utama. ’’Masih agak canggung ya,’’ kata Owi setelah pertandingan. ’’Tetapi, sedikit demi sedikit cara bermain kami sudah klop. Jadi, kami gampang beradaptasi,’’ imbuhnya.

Owi senang bisa berpasangan dengan Apri. Dia merasa cocok. ’’Usia saya sudah 32 tahun, tidak muda lagi. Saya mencoba dengan Winny (Oktavina Kandow, Red), hasilnya segitu. Kalau mau mundur lagi (debut pasangan baru) mungkin bisa. Tapi keburu waktu saya habis,’’ papar Owi.

’’Saya memilih dengan Apri karena pertimbangan dia sudah punya pengalaman. Kedua, secara individu, Apri, walaupun ganda putri, bisa menyesuaikan saat ganda campuran,’’ puji finalis Indonesia Masters 2019 bersama Liliyana Natsir itu.

Apri menuturkan, mereka hanya sekali berlatih bersama. Itu pun atas inisiatif sendiri, bukan program khusus. Sudah lama pula, sebelum libur Natal.

’’Saya menyesuaikan dengan Mas Owi. Karena ganda putri dan campuran itu karakter mainnya beda. Kalau ganda putri kan biasanya main reli. Tapi tadi gimana caranya saya harus kasih bola yang enak untuk Mas Owi,’’ jelas Apri. ’’Alhamdulillah, Mas Owi banyak memimpin di lapangan,’’ lanjut pemain 22 tahun itu.

Meski debut kemarin mulus, Owi/Apri tidak ingin publik menaruh harapan terlalu besar kepada mereka. Sebab, hari ini, mereka bakal diuji pasangan yang jauh lebih berat: Seo Seung-jae/Chae Yu-jung. Pasangan Korea yang kini menempati peringkat keenam dunia.

Bagaimana mereka menjalaninya? ’’Enjoy saja sih mau lawan siapa pun. Meski tanpa target, ya kami mau menang,’’ kata Apri bersemangat. Owi menimpali, ’’Kalau saya sih ya main saja. Saya tidak mau memikirkan ada kejuaraan dunia, Olimpiade. Yang penting turnamen mana dulu yang bisa masuk. Karena belum pas juga poinnya dan masih menyesuaikan.’’

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c17/na


Close Ads