alexametrics
Indonesia Masters 2020

Kritik Susy Susanti Kepada Gregoria: Dia Kalau Leading Suka Takut

15 Januari 2020, 11:34:26 WIB

JawaPos.com-Sektor tunggal putri makin akrab saja dengan drawing mengerikan. Sejak babak pertama, Gregoria Mariska Tunjung dkk dinanti lawan kuat. Jorji, panggilan Gregoria, misalnya, hari ini sudah harus berhadapan dengan unggulan kedua asal Jepang Akane Yamaguchi.

Ruselli Hartawan, yang kemarin lolos dari babak kualifikasi, bisa dikatakan tidak lebih mujur. Dia bertemu unggulan ketujuh Michelle Li.

Jorji hanya pernah sekali menang atas Yamaguchi. Tepatnya di nomor beregu putri saat Asian Games 2018. Namun, itulah kali terakhir dia bisa mengungguli sang pemain Jepang. Dalam tiga pertemuan sesudahnya, Jorji selalu kalah.

’’Tunggal putri tarik napas sedikit, tapi tetap kerja keras,’’ kata Kabidbinpres PP PBSI Susy Susanti kemarin (14/1).

Tidak ada target muluk yang dibebankan kepada sektor tersebut. Susy berharap setidaknya bisa melewati laga berat pada hari pertama. Jangan seperti di Malaysia Masters. Jorji dan Fitriani angkat koper di babak 32 besar. Ruselli lumayan, mencapai 16 besar. ’’Minimal sekarang bisa ke babak kedua atau delapan besar dulu deh. Syukur-syukur bisa tembus semifinal,’’ ujar Susy.

Capaian Jorji di Malaysia Masters pekan lalu memang mengecewakan. Melawan Ratchanok Intanon, dia sudah menang di game pertama. Lalu, leading cukup jauh di game kedua. Eh, tetap kalah juga.

’’Dia kalau leading suka takut,’’ ungkap Susy. ’’Mudah-mudahan lebih baik lagi. Seorang atlet untuk matang itu butuh proses. Sekarang dengan unggulan bisa bersaing, nggak kalah. Tapi, di ujung ini nih mental ketakutan sendiri. Error, nggak sabar. Hal-hal kecil yang harus dilatih terus,’’ sambung peraih emas Olimpiade Barcelona 1992 tersebut.

Di sisi lain, Ruselli sedang on fire. Kepercayaan diri pemain peringkat ke-35 dunia itu meningkat setelah menembus final SEA Games 2019. Namun, bertemu Li hari ini, dia menyatakan harus hati-hati.

’’Dia pemain yang bagus. Saya mesti pelajari lagi permainan dia. Saya juga waspadai serangannya karena posturnya kan tinggi. Pasti serangannya tajam. Pertahanan saya harus diperkuat,’’ ujar Ruselli.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : feb/c14/na


Close Ads