alexametrics

Batuk dan Kesulitan Bernapas Karena Asap, Petenis Slovenia Mundur

15 Januari 2020, 17:00:41 WIB

JawaPos.com – Hari pertama babak kualifikasi grand slam Australia Terbuka yang berlangsung kemarin terganggu kabut asap dari kebakaran hutan yang menyelimuti Kota Melbourne. Meski demikian, pihak panitia tetap melangsungkan pertandingan. Akibatnya, beberapa petenis mengalami batuk-batuk sampai sesak napas.

Petenis Slovenia Dalila Jakupovic sudah memenangi set pertama dengan skor 6-4 atas lawannya asal Swiss, Stefanie Voegele, di pertandingan babak pertama kualifikasi kemarin. Sayang, pada akhir set kedua, ketika kedudukan 5-6 untuk keunggulan Voegel, ranking ke-180 dunia itu tiba-tiba berlutut di lapangan sambil terus batuk-batuk.

Saat itu sebenarnya dia hanya butuh menambah satu poin untuk memaksakan diadakannya tiebreak. Tapi, batuknya tak kunjung reda. Dia juga mulai merasa sulit bernapas.

Jakupovic akhirnya memilih mengundurkan diri sekaligus mengubur mimpi untuk tampil di babak utama Australia Terbuka. ’’Kondisi ini tidak adil bagi atlet,” ucap Jakupovic dilansir AP.

Di pertandingan lain, mantan semifinalis grand slam Wimbledon asal Kanada Eugenie Bouchard juga sempat meminta medical timeout di tengah pertandingan kualifikasi yang dia jalani melawan petenis Tiongkok You Xiaodi.

Seorang penonton memakai masker karena asap yang menyelimuti Melbourne Park. (Michael Dodge Image via AP)

Mantan ranking kelima dunia itu dilaporkan mengeluh merasakan nyeri pada dada. Bouchard akhirnya masih sanggup melanjutkan pertandingan dan menang dalam tiga set 4-6, 7-6, 6-1. Tapi, dia tetap melakukan protes dengan keputusan panitia yang meneruskan pertandingan di tengah kondisi udara yang buruk.

’’Saya sempat sulit bernapas dan mual,” ucap Bouchard dilansir AP. Dia meminta pihak panitia lebih memikirkan kondisi fisik dan kesehatan para atlet yang sedang bertanding.

Dalam rilis resmi, pihak panitia mengaku sudah menjalankan prosedur ketat untuk tetap meneruskan pertandingan babak kualifikasi di tengah kabut asap Kota Melbourne kemarin. Kick off pertandingan kemarin sejatinya juga telah ditunda selama satu jam untuk menunggu kondisi cuaca yang lebih baik. Awalnya pertandingan pertama direncanakan start pukul 10.00 waktu setempat.

Pihak panitia juga menyatakan terus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait. Di antaranya, tim medis, badan meteorologi, maupun para ilmuwan dari badan perlindungan lingkungan negara bagian Victoria sebelum menentukan digelar atau tidaknya pertandingan.

’’Seperti yang sudah kami ucapkan berkali-kali, kesehatan serta kenyamanan pemain, fans, serta staf pertandingan adalah hal yang paling penting di setiap keputusan yang kami buat. Apa pun keputusan yang kami buat tidak akan pernah melupakan faktor kesehatan dan kenyamanan mereka,” ucap CEO Federasi Tenis Australia Craig Tiley selaku penyelenggara dalam rilis resmi.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : irr/c17/tom


Close Ads