alexametrics
BWF World Tour Finals 2019

Semifinal Yang Ngeri-Ngeri Sedap Bagi Tiga Wakil Indonesia

14 Desember 2019, 13:29:00 WIB

JawaPos.com – Semifinal BWF World Tour Finals 2019 ngeri-ngeri sedap buat para wakil Indonesia. Anthony Sinisuka Ginting, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, serta Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sama-sama menghadapi lawan yang sudah ditemui di fase grup.

Ada yang melegakan, ada yang bikin deg-degan.

Anthony misalnya. Dia akan menghadapi Chen Long. Bintang Tiongkok yang di fase grup dia kalahkan dengan skor 21-11, 21-12. Ditambah rekor keseluruhan dia yang cukup bagus atas Chen, tentu kita berharap Anthony mampu melalui semifinal dengan selamat.

Nah, yang agak bikin khawatir adalah dua pasangan ganda putra kita. Marcus/Kevin berjumpa Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Pasangan Jepang yang sudah empat kali secara beruntun mengalahkan mereka tahun ini. Kali terakhir bertemu adalah di pertandingan kedua fase grup Kamis malam lalu (12/12). Endo/Watanabe menghajar Minions (sebutan Marcus/Kevin) dengan skor 21-11, 14-21, dan 21-11.

The Daddies, julukan Ahsan/Hendra, setali tiga uang. Mereka bakal menghadapi pasangan Taiwan Lee Yang/Wang Chi-lin. Lee/Wang adalah juara grup B yang di pertandingan terakhir kemarin mengalahkan Ahsan/Hendra straight games 21-18, 21-18.

Duh…

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan melawan ganda Taiwan Lee Yang/Wang Chi-lin pada semifinal BWF World Tour Finals 2019. (Bimo Tegar/PP PBSI).

Tentunya, semua wakil kita masih berpeluang lolos ke final. Dimulai dari The Daddies. Ahsan dan Hendra sudah terkenal memiliki kematangan mental luar biasa. Mereka teruji di berbagai turnamen mayor. Gelar All England dan Kejuaraan Dunia tahun ini mereka rebut dengan salah satu mengalami cedera. Toh, mereka masih bisa mengatasi segalanya dengan permainan khas mereka yang cerdik dan efisien.

Setelah melawan Lee/Wang kemarin, Ahsan mengaku lengan kanannya sedikit nyeri. ’’Jadi memang saya pribadi agak kurang maksimal mainnya. Tapi harus diakui juga lawan tidak mudah untuk dikalahkan hari ini,’’ tuturnya dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos. ’’Sebetulnya kami sudah menerapkan pola main sendiri dari awal, tapi lawannya nggak mudah. Mereka main bagus,’’ lanjut pemain 33 tahun itu.

’’Intinya, untuk besok (hari ini, Red) mau nggak mau kami harus siap lagi. Untuk sementara, yang penting kami lolos dulu ke semifinal. Setelah ini, kami pikiran strategi yang baik untuk pertandingan selanjutnya,’’ sambung Hendra.

Minions, di sisi lain, harus menemukan cara untuk membongkar tembok pertahanan Endo/Watanabe dalam semalam. Pasangan nomor 6 dunia itu benar-benar bagaikan batu kriptonyte buat Minions.

Dan, setiap kali kalah, kondisinya berbeda-beda. Ada kalanya cuma sial saja. Pernah karena faktor kelelahan. Dan, di BWF Finals ini, karena shuttlecock-nya berat. Tidak ada rumus pasti. Endo/Watanabe memang selalu menekan dari awal dan Minions sulit keluar dari tekanan mereka.

Di sisi lain, Anthony punya bekal kepercayaan diri yang bagus. Dia unggul head-to-head atas Chen dengan 7 kali menang dari 11 pertemuan. Apalagi, dia pernah mengalahkan Chen di Tianhe Gymnasium.

Anthony sendiri lolos ke semifinal dengan sedikit keberuntungan. Kalah di laga pertama, menang di laga kedua, dan harus menang atas Viktor Axelsen. Namun, ternyata Axelsen menyerah. Saat Anthony leading 13-6, bintang asal Denmark itu mengalami cedera hamstring di kaki kanan. Dia mengundurkan diri. Retired.

Bukan saja Anthony dinyatakan menang. Menurut peraturan BWF, seluruh hasil pertandingan yang melibatkan Axelsen dihapus! Hasilnya, Anthony lolos ke semifinal sebagai juara grup B. ’’Ya mungkin ini rezeki saya. Karena kondisi seperti ini nggak bisa diprediksi, kapan pun bisa terjadi,’’ tutur Anthony setelah laga sebagaimana dilansir situs resmi PP PBSI.

Ketika diwawancarai setelah melawan Axelsen, Anthony belum tahu calon lawannya. ’’Saya mau coba berpikir seperti kemarin saja. Mau mikirin gimana caranya buat nikmatin permainan, sama ngelakuin yang terbaik saja. Dan pastinya sambil menentukan strategi apa yang mau saya pakai,’’ ucap Anthony.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : feb/c17/na


Close Ads