alexametrics

Olahraga Tinju Bisa Rusak Jika McGregor Benar-Benar Melawan Pacman

14 Februari 2020, 13:00:34 WIB

JawaPos.com– Tinju dunia tak seramai 3–5 tahun lalu. Saat ini pertandingan yang masih layak dijual dengan harga tinggi hanya pertarungan di kelas berat. Karena itulah, yang muncul kemudian adalah membuka peluang untuk mengadakan pertarungan lintas disiplin bela diri.

Setelah duel Floyd Mayweather Jr kontra Conor McGregor dengan aturan tinju sukses besar, kini pertarungan megah lainnya antara Manny Pacquiao melawan McGregor dipersiapkan. Kabarnya, aturan tinju juga bakal digunakan lagi.

Manajer petarung berjuluk The Notorious, Audie Attar, sempat mengungkapkan rencana tersebut setelah McGregor come back ke oktagon pada Januari lalu. Rencana itu makin mendekati realisasi setelah Pacquiao memutuskan bergabung dengan Paradigm Sports Management (PSM), manajemen yang juga menaungi McGregor.

Kepastian tersebut disampaikan PSM lewat Twitter resmi mereka pada Rabu (12/2).

Di sisi lain, McGregor berhasrat kembali bertarung di ring tinju. Terutama setelah dia membuat megaduel melawan Floyd Mayweather Jr pada 2017. Sayangnya, saat itu petarung Irlandia tersebut takluk pada ronde ke-10.

Beberapa hari sebelum membantai Donald Cerrone pada pertarungan pertamanya setelah vakum 19 bulan, McGregor sempat menyatakan bahwa negosiasi dengan Pacquiao sedang berlangsung. Dengan masuknya petinju Filipina tersebut di bawah manajemen yang sama dengan McGregor, rencana duel itu makin mulus.

’’Aku pikir Manny adalah sosok yang menarik. Sudah pasti dia menjadi kandidat yang kami pantau di luar sana,’’ ujar Attar sebagaimana dikutip Daily Express. “Manny yang juga menjadi senator di Filipina adalah petinju legendaris yang pernah delapan kali merengkuh juara dunia berbeda,” tambahnya.

McGregor langsung merespons masuknya Pacquiao ke PSM dengan ucapan selamat. ’’Selamat datang di tim ini Emmanuel (sapaan Pacquiao, Red),’’ cuitnya.

Dalam sebuah wawancara beberapa saat kemudian, McGregor menegaskan ambisinya untuk kembali bertarung dengan aturan tinju. ’’Aku ingin meraih gelar juara dunia di tinju. Aku akan bertarung dalam beberapa kesempatan (demi meraihnya),’’ katanya.

Namun, pertarungan seperti itu juga tidak luput dari cibiran. Mereka mengkritik para promotor yang hanya ingin menjual sisi hiburan dengan tidak mengacuhkan sisi olahraga. Bahkan, yang lebih ekstrem menyebut pertarungan lintas disiplin bakal merusak tinju itu sendiri.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : nap/c14/cak


Close Ads