alexametrics
BNI 46 Pukul Surabaya Bhayangkara Samator

Bungkam Juara Bertahan dengan Dramatis, tapi Amat Kecewa Kinerja Wasit

14 Januari 2022, 20:26:15 WIB

JawaPos.com-Pertandingan sangat seru dan mendebarkan terjadi dalam lanjutan Proliga 2022. Berlaga di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Bogor, malam ini (14/1), juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator tumbang.

Samator dibungkam Jakarta BNI 46 dalam laga keras sampai lima set dengan skor akhir 2-3 (30-32, 33-31, 20-25, 26-24, dan 15-17).

Kekalahan ini menjadi hasil negatif pertama Samator pada Proliga 2022. Dalam dua laga awal musim ini, Samator sukses memetik kemenangan.

Samator tampil pincang dalam pertandingan ini. Sebab, salah seorang bintang terpenting mereka Rendy Tamamilang absen karena sang ibunda meninggal dunia.

Tanpa Rendy, serangan-serangan Samator praktis lebih banyak mengandalkan performa Samsul Kohar. Apalagi, dua pemain asing Samator yakni Marko Sindjelic asal Serbia dan Tim Taylor dari Australia bermain di bawah performa terbaik.

Alhasil, Samator gagal menunjukkan permainan maksimal terutama pada saat-saat kritis.

“Selisih poin sangat ketat, selalu selisih dua angka dan deuce-deuce terus,” kata pelatih BNI 46 Samsul Jais dalam wawancara setelah pertandingan.

“Hasil pertandingan ini ditentukan dari istilahnya ngadu strategi. Ini sudah masalah mental dan psikologis. Bukan teknis lagi,” imbuhnya.

“Saya puas secara tim dan individu. Taktik dan strategi bisa berjalan dengan baik,” ucap Samsul lagi.

Namun, Samsul sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit dalam pertandingan ini. Dia mengklaim, pihaknya dirugikan sampai empat kali di set kelima.

Hal itulah yang membuat pelatih dan ofisial BNI 46 protes sangat keras dan sempat sebentar mogok bertanding. Namun, mereka mau melajutkan laga dan akhirnya mampu memenangkan pertandingan.

“Hakim garis, wasit satu, dan wasit dua harus dievaluasi. Proliga ini kan ajang paling besar di Indonesia. Dan di Proliga, cari satu poin itu sudah sangat sulit. Terus terang saya sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit,” ucap Samsul.

“Semoga kepengurusan mengevaluasi wasit. Sebab kami merasa dirugikan dalam poin-poin kritis. Proliga ini jangan sampai dinodai oleh hal-hal yang tidak diinginkan,” kritik Samsul.

Editor : Ainur Rohman




Close Ads