alexametrics

Bintang Pelita Jaya Merasa Lebih Pantas Untuk Dinaturalisasi Timnas

14 Januari 2020, 19:45:15 WIB

JawaPos.com – PP Perbasi sedang ribet mengejar proses naturalisasi dua pemain asing, Brandon Jawato dan Lester Prosper. Masing-masing berasal dari Amerika Serikat (namun berdarah Bali) dan Republik Dominika.

Mereka dipersiapkan untuk terjun di kualifikasi Piala Asia FIBA. Meski proses naturalisasinya belum beres, keduanya tetap masuk skuad Indonesia Patriots yang berlaga di IBL 2020.

Nah, di tengah keruwetan itu, Dior Alexandros Lowhorn menyuarakan pendapatnya. Center Pelita Jaya tersebut menyatakan lebih pantas menghuni skuad timnas daripada Prosper. Sebab, timnya menghajar Patriots 73-64 pada seri pedana IBL di GOR Sahabat, Semarang, Minggu malam (12/1).

’’No hard feeling untuk timnas. Tetapi, saya sudah bermain basket dalam semua level. Saat kuliah, saat jauh lebih baik dari mereka yang ada di NBA,’’ ucap pemain berusia 32 tahun itu.

’’Cukup membingungkan karena saya sudah tiga musim di sini (IBL). Tetapi, tidak ada yang menawarkan kesempatan untuk menjadi pemain timnas. Saya juga sudah ada di Asia Tenggara selama delapan tahun. Rasanya, saya orang yang tepat untuk ada dalam tim itu,’’ imbuh lulusan University of San Francisco tersebut.

Pengalaman Lowhorn memang sudah mumpuni. Pada 2017–2019 dia membela Satria Muda. Dia berkontribusi saat tim tersebut menjuarai IBL 2018. Dia juga dua kali masuk skuad All-star IBL. Yakni, pada 2018 dan 2019. Sebelum ke Indonesia, pemain berpostur 201 meter itu sudah berkelana dalam liga basket di Filipina, Singapura, dan Vietnam.

Dia tidak mengatakan bahwa skill individunya lebih bagus daripada Prosper. Namun, setidaknya dari segi pengalaman, dia merasa lebih memahami basket Indonesia dan Asia Tenggara, hal yang belum dipahami Prosper. Sejak tiba Desember lalu hingga awal tahun ini, pemain 31 tahun tersebut belum mampu beradaptasi dengan permainan timnas.

’’Untuk Lester (Prosper), dia bisa bermain imbang dengan saya. Tembakannya juga bagus. Saya tidak mengkritik siapa pun. Saya hanya ingin semua bisa berkembang menjadi lebih baik,’’ tuturnya.

Jalan Perbasi untuk menemukan pemain naturalisasi yang pas memang sungguh berliku. Awalnya, induk olahraga basket tanah air tersebut nyaris memboyong pemain bernama Denzel Bowles. Namun, itu dibatalkan karena dia tidak lolos tes psikologis. Kini Jawato dan Prosper sudah fixed, namun prosesnya masih lama.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c20/na


Close Ads