alexametrics
Hongkong Open 2019

Dominasi Total di Game Penentuan, Antar Praveen/Melati ke Babak Kedua

13 November 2019, 16:15:37 WIB

JawaPos.com-Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menyusul langkah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja ke babak kedua turnamen Hong Kong Open 2019.

Pada pertandingan di Hong Kong Coliseum hari ini (13/11), Praveen/Melati mengalahkan ganda campuran Taiwan Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang dengan skor 15-21, 21-18, 21-13.

Pada game pertama, Praveen/Melati gagal mengeluarkan permainan terbaik. Mereka banyak melakukan kesalahan sendiri. Penampilan itu tentu sangat mengecewakan. Sebab, secara peringkat, Yang/Hu bukan ganda yang kuat. Mereka hanya berada di ranking 58 dunia. Di tim Taiwan sendiri, mereka berada di posisi kelima.

Namun, pada game kedua, Praveen/Melati menunjukkan kelasnya sebagai juara Denmark dan French Open 2019. Mereka berbalik mengontrol dan mendominasi jalannya pertandingan. Pada pada game kedua,  itu jarak poinnya memang dekat. Namun, Yang/Hu tidak pernah sekalipun menyamai apalagi menyalip perolehan angka Praveen/Melati.

Pada game ketiga situasinya juga sama. Praveen/Melati mendikte total lawan, unggul sampai 14-7 dan tidak terkejar sampai akhir.

“Pasangan Taiwan ini cukup bagus, pemain putranya punya power yang kuat. Tadi di awal game, kami tidak bisa langsung in ke permainan dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Kami merasa belum bisa adaptasi dengan situasi lapangan,” kata Praveen dalam siaran pers PP PBSI yang juga diterima Jawa Pos.

“Pada game pertama itu memang mainnya belum enak. Lapangan di sini cukup berangin, sedangkan di turnamen-turnamen sebelumnya kan tidak ada angin, jadi kami harus sesuaikan lagi pukulan-pukulan kami. Lawan juga bagus servisnya, mereka banyak dapat poin dari servis,” ungkap Melati.

Praveen/Melati akan menghadapi Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo. Mereka memang hanya berada di ranking ke-24 dunia. Jauh di bawah Praveen/Melati yang berstatus sebagai ganda campuran nomor lima dunia.

Namun, Kaneko/Matsutomo adalah ganda campuran nomor tiga Jepang. Jadi, bisa dikatakan bahwa mereka adalah ganda top Negeri Sakura tersebut.

Rekor head-to-head Praveen/Melati melawan Kaneko/Matsutomo adalah 1-1. Pada pertemuan terakhir di babak pertama Japan Open, ganda Indonesia menang dalam tiga game 21-15, 19-21, 21-10. Praveen/Melati menelan kekalahan mereka pada babak kedua Kejuaraan Asia 2019 yakni 18-21, 14-21.

Jadi, sehingga mereka harus lebih waspada. “Walaupun mereka aslinya bukan pemain ganda campuran, tapi mereka suka bikin kejutan, kami pernah kalah dari mereka, jadi kami harus lebih siap lagi melawan mereka. Persiapannya lebih ke individu masing-masing,” ucap Praveen.

Memang, Matsutomo lebih moncer sebagai pemain ganda putri bersama Ayaka Takahashi. Prestasi terbesar mereka meraih emas Olimpiade Rio 2016. Sedangkan Kaneko adalah pemain ganda putra, partner dari Takuto Inoue.

Editor : Ainur Rohman



Close Ads