alexametrics

Andy Murray: Atlet Belum Divaksin Lebih Baik Dibatasi

13 Oktober 2021, 21:21:29 WIB

JawaPos.com – Isu pelarangan atlet profesional yang tidak divaksin untuk tampil di Australia Terbuka (Australian Open) tahun depan mulai berkembang menjadi polemik.

Mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray berharap pemain yang tidak divaksin tetap diperbolehkan bersaing di grand slam pembuka musim itu.

Namun ia juga mendukung langkah otoritas lokal untuk memberlakukan persyaratan yang lebih ketat pada mereka, dibandingkan atlet yang telah divaksi penuh COVID-19.

Menteri Olahraga Federal Victoria Martin Pakula pada Selasa mengatakan, para pemain yang berencana untuk bersaing di Australia Terbuka.

Asosiasi Tennis Australia telah menolak untuk mengomentari pengaturan pemain berdasarkan status vaksinasi mereka.

Namun, pemain yang telah divaksinasi diharapkan diberi lebih banyak kebebasan untuk bergerak, dan mungkin dapat melewati karantina wajib 14 hari di negara tersebut pada saat kedatangan.

“Pemahaman saya adalah jika Anda tidak divaksin, Anda masih diizinkan bermain, hanya saja aturannya akan berbeda,” ujar Murray dalam konferensi pers setelah kekalahannya di Indian Wells pada putaran ketiga, Selasa melawan Alexander Zverev, dikutip dari laman resmi Reuters, Rabu.

“Anda mungkin harus pergi ke Australia beberapa minggu lebih awal dari yang lain. Itu pilihan pemain. Jika pemerintah setempat menerapkannya maka saya akan mendukungnya.

“Akan lebih bagus jika lebih banyak pemain divaksinasi.

“Australia khususnya, sangat ketat aturan yang berlaku di sana. Masyarakat sudah menanggung 18 bulan yang menyakitkan,”.

”Jika orang datang ke negara itu dan berpotensi membawa wabah ke komunitas mereka, ya, itu bisa dimengerti ,” tambah Murray.

Petenis peringkat empat dunia Zverev, yang April lalu mengaku belum divaksinasi mengatakan, tidak ingin terjebak di tengah perdebatan.

“Saya sepenuhnya menghormati keputusan pemain yang tidak divaksinasi. Saya juga menghormati keputusan yang diambil pemerintah Australia,” ujar Zverev.

“Saya tidak ingin berada di tengah-tengah polemik itu. Saya tidak ingin berpihak kepada siapa pun,” ujar Zverev.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads