alexametrics

Covid Melonjak, Penonton Australia Terbuka Maksimal Hanya 50 Persen

13 Januari 2022, 10:35:22 WIB

JawaPos.com – Pemerintah negara bagian Victoria, Kamis, mengumumkan bahwa penonton pada Grand Slam Australia Terbuka akan dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas venue menyusul pemberlakuan aturan pembatasan COVID-19 yang diperbarui sebagai upaya memerangi lonjakan kasus di Melbourne.

Menurut pemerintah, masker juga akan wajib digunakan oleh semua penonton, kecuali saat makan dan minum, dan akan ada batas kepadatan kerumunan yaitu satu orang per dua meter persegi di tempat-tempat dalam ruangan.

“Pembaruan aturan untuk Australia Terbuka ini akan membuat para penggemar, pemain, dan pekerja dapat menyaksikan acara luar biasa yang aman dari COVID,” kata Menteri Olahraga Victoria, Jaala Pulford, dalam pernyataan dikutip dari Reuters.

Victoria, yang menjadi tuan rumah Grand Slam di ibu kota negara bagian Melbourne, melaporkan 37.169 kasus baru COVID-19 pada Kamis dan 25 kematian akibat COVID-19.

Jumlah tersebut sedikit menurun dari hari Rabu sebanyak 40.127 kasus COVID-19.

Persiapan untuk Australia Terbuka, yang dimulai Senin, dibayangi oleh keraguan seputar partisipasi juara bertahan putra Novak Djokovic.

Djokovic ditahan oleh otoritas perbatasan Australia selama beberapa hari sebelum dibebaskan, Senin, setelah memenangi gugatan hukum pengadilan.

Meski demikian, pemerintah federal masih mempersiapkan gugatan lagi untuk kembali mendeportasi Djokovic.

Pemerintah Victoria mengatakan semua tiket yang dibeli untuk turnamen Grand Slam tersebut hingga saat ini tetap berlaku.

Pernyataan itu menyiratkan bahwa penjualan pada acara yang biasanya ramai itu tidak mencapai kapasitas 50 persen untuk sesi apa pun.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads