alexametrics

Jika Atlet Lakukan Protes Berbau Politis, Maka Dia Langsung Disanksi

12 Desember 2019, 19:45:40 WIB

JawaPos.com-Sanksi Badan Antidoping Dunia (WADA) untuk Rusia di berbagai event olahraga mayor selama empat tahun ke depan jelas berimbas pada nasib atlet negara tersebut.

Mereka kini mulai terkucilkan dari pergaulan atlet dunia.

Sumber Sportmail menyebutkan, beberapa atlet senior Amerika Serikat (AS) telah berunding dan sepakat menyiapkan sikap protes simbolis di podium Olimpiade Tokyo 2020.

Itu akan dilakukan setiap kali ada atlet Rusia yang menang di sebuah lomba.

Protes tersebut adalah bentuk perlawanan mereka yang kecewa atas keputusan WADA. Mereka tidak terima dengan keputusan yang masih membolehkan atlet Rusia tampil di Olimpiade dengan bendera netral.

Hal itu dipicu dari pengalaman di Olimpiade Musim Dingin 2018 Pyeongchang serta Kejuaraan Dunia Atletik 2019 Doha Oktober lalu. Di dua event tersebut, bendera dan lagu kebangsaan Rusia memang dilarang.

Namun, atlet Rusia yang hadir tetap banyak dengan menggunakan bendera netral.

Meski demikian, rencana tersebut ditentang Komite Olimpiade AS (USOC). Mereka memastikan bahwa atlet yang melakukan protes berbau politis dan SARA di event olahraga akan diberi sanksi. Itu sesuai dengan peraturan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

’’Penting bagi kami mengingatkan bahwa teguran sampai sanksi berat itu akan benar-benar diberikan jika pelanggaran tersebut dilakukan,’’ ucap Chief Executive USOC Sarah Hirshland seperti dilansir Daily Mail.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : irr/c19/cak


Close Ads