alexametrics
BWF World Tour Finals 2019

Harus Menang Lawan Momota, Jonatan: Apa pun Masih Bisa Diperjuangkan

12 Desember 2019, 21:38:34 WIB

JawaPos.com-Penampilan Jonatan Christie ternyata masih jauh dari kata konsisten.

Dia sempat bermain baik dan menang solid melawan tunggal nomor tiga dunia asal Denmark Anders Antonsen (23–21, 21–16) di pertandingan pertama Grup A BWF World Tour Finals 2019.

Namun, malam ini (12/12), performa Jonatan sangat anjlok dan kandas di laga keduanya.

Jonatan dihajar pemain Taiwan Wang Tzu-wei dalam dua game langsung, 12-21, 17-21 di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, Tiongkok. Jonatan kalah dalam tempo 44 menit.

Jonatan yang menempati ranking enam dunia tampil tertekan sejak pertandingan. Dia gagal melepaskan diri dan selalu didikte oleh lawannya yang berada di posisi 19 dunia itu.

”Dari pertama main saya sudah langsung tertekan. Dan saya juga nggak bisa keluar dari tekanan itu. Padahal beberapa kali saya sudah coba mengubah pola untuk main reli dan lebih sabar lagi. Tapi sayangnya lawan bisa membaca permainan saya,” keluh Jonatan dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

”Selain itu saya juga pengen buru-buru matiin lawan. Jadi malah berantakan mainnya. Lawan main lebih cepat sedikit. Saya jadi agak panik. Saya betul-betul nggak bisa keluar dari tekanan,” imbuh pemain berusia 22 tahun itu.

Kalah dan tampil di bawah standar, Jonatan mengaku sangat kecewa. Menurutnya, banyak kesalahan-kesalahan kecil yang seharusnya tidak dia lakukan.

”Hasil ini benar-benar di luar ekspektasi saya. Saya nggak bisa maksimal dan permainan saya betul-betul nggak keluar sama sekali,” katanya.

Pada game pertama, Jonatan selalu tertinggal dan tidak pernah sekalipun mengungguli perolehan angka lawan.

Sedangkan di game kedua, pertandingan terjadi lebih ketat.

Jonatan dan Wang sempat bermain imbang 15-15. Namun, setelah itu, Wang melaju dengan mencetak tiga angka beruntun untuk meninggalkan Jonatan yang keteteran di belakang.

Dalam rekor pertemuan, Wang memang unggul atas Jonatan. Dalam delapan laga termasuk malam ini, dia menang enam kali dan cuma dua kali menelan kekalahan.

Di sisi lain, walaupun kalah, Jonatan masih punya kans lolos ke semifinal, Syarat amannya sangat berat. Dia wajib mengalahkan unggulan pertama, pemain nomor satu dunia, dan pemain terbaik putra 2019, Kento Momota besok (13/12).

Walau begitu, Jonatan berusaha menguatkan hati dan tidak gentar melawan pemain asal Jepang tersebut.

”Besok lawan Momota pastinya nggak akan mudah, tapi saya mau berusaha semaksimal mungkin. Karena kalau sudah di lapangan, apapun bisa terjadi. Apapun masih bisa diusahakan dan diperjuangkan. Dan semoga saya bisa main lebih baik lagi daripada hari ini,” tegasnya.

Editor : Ainur Rohman


Close Ads