alexametrics

Mitchell Kesal Ditanya Mengapa Bintang Kelas A NBA Tolak Bela Timnas

Amerika Dikalahkan Prancis
12 September 2019, 18:24:36 WIB

JawaPos.com-Keraguan pada kualitas Team USA yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia FIBA untuk kali ketiga ternyata menjadi kenyataan. Kemba Walker dkk kemarin malam takluk di tangan Prancis dengan skor 79-89 pada babak perempat final.

Ini menjadi kekalahan pertama Team USA pada pertandingan Piala Dunia FIBA dalam 13 tahun terakhir.

Mundurnya para bintang besar NBA dari skuad Team USA menjadi bencana awal bagi tim nomor satu di dunia tersebut. Itu memaksa head coach Gregg Popovich hanya membawa roster dengan kemampuan pas-pasan ke Tiongkok.

Mitchell Kesal Ditanya Mengapa Bintang Kelas A NBA Tolak Bela Timnas
Pelatih Team USA Gregg Popovich memberikan instruksi kepada para pemainnya. (Jesse D. Garrabrant/NBAE via Getty Images/AFP)

Saking minimnya, dari 12 pemain yang dibawa, hanya Kemba Walker yang merupakan anggota skuad terbaik NBA musim lalu. Itupun Walker hanya jadi All-NBA Third Team 2019. Barisan superstar dari first team dan second team misalnya James Harden, Stephen Curry, Paul George, sampai Kawhi Leonard dan Damian Lillard tidak sudi membela tim nasional basket Amerika Serikat.

”Setiap kekalahan memang menyakitkan. Tapi kali ini rasanya lebih sakit,” ucap Popovich kepada CNN. ”Ini tim Prancis terbaik yang pernah saya lihat,” imbuh pelatih San Antonio Spurs tersebut.

Prancis sudah unggul 39-45 saat halftime. Pada akhir kuarter keempat, saat laga tersisa dua menit, mereka makin menggila dengan raihan poin 11-0 untuk unggul 82-76. Sejak saat itu, tim asuhan Vincent Collet itu tak terkejar sampai pertandingan berakhir.

Akurasi shooting guard Prancis Evan Fournier menjadi momok terbesar untuk pertahanan Team USA. Field goal pemain Orlando Magic itu mencapai 42 persen. Dia menjadi pemborong poin terbanyak Prancis dengan torehan 22 poin.

Center Prancis yang juga berlaga di NBA, Rudy Gobert, juga tampil istimewa. Dua kali NBA Defensive Player of the Year dan anggota All-NBA Third Team 2018-2019 tersebut solid dalam defense dengan membuat 16 rebound. Kontribusinya dalam offense juga top dengan raihan 21 angka.

”Ini kemenangan besar melawan tim penuh talenta,” ucap Gobert seperti dilansir dari situs resmi FIBA. ”Kami tahu, ini akan menjadi game yang keras. Dan ternyata memang demikian. Mereka tidak membiarkan kami menang gampang. Namun, kami tetap setia dengan game plan kami,” imbuh center berusia 27 tahun itu.

Rekan setim Gobert di Utah Jazz, Donovan Mitchell, sudah melakukan segalanya untuk menyelamatkan Team USA dari kekalahan. Dia memborong 29 angka. Namun, kontribusi teman-temannya yang tidak maksimal.

Walker hanya membuat sepuluh poin. Satu pemain Team USA lain yang mampu mencetak double digit hanya point guard Marcus Smart yang mengemas sebelas angka. Usai laga, Mitchell enggan menanggapi pertanyaan terkait alasan mengapa Team USA tidak membawa bintang-bintang kelas A NBA ke FIBA World Cup 2019.

”Mereka tidak mau bermain untuk tim ini. Jadi kenapa kalian terus mempermasalahkan siapa yang seharusnya berada di tim ini!,” ketus Mitchell.

Dari laga lain, Australia memastikan tiket semifinal pasca menyikat Republik Ceko 82-70. Ini menjadi kali pertama dalam sejarah, mereka mampu menembus babak empat besar ajang ini dalam 12 kali keikutsertaan.

Di semifinal, Australia akan meladeni juara dunia 2006 Spanyol. Sementara Prancis di semifinal akan melawan Argentina.

Dua laga tersebut akan berlangsung besok (13/9) di Beijing.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : I'ied R. Rifadin



Close Ads