alexametrics

Susy Ancam Cabut SK Prioritas Jika Della/Rizki Tak Mampu Bersaing

Cuma Targetkan Satu Gelar di Kejuaraan Dunia
12 Agustus 2019, 21:45:05 WIB

JawaPos.com-Indonesia hanya menargetkan satu gelar juara dari World Championships 2019. Sebanyak 27 pemain kini tengah mempersiapkan diri jelang turnamen yang akan berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada 19 sampai 25 Agustus mendatang itu.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Susy Susanti dalam siaran pers yang diterima Jawa Pos dari PP PBSI.

Meski tak membebankan target tersebut pada sektor tertentu, Susy mengakui ganda putra adalah kompartemen paling berpeluang dalam meraih trofi juara.

Ini mengacu pada prestasi ganda putra pada dua turnamen besar sebelumnya. Tim yang dipimpin Herry Iman Pierngadi itu selalu sukses menciptakan All Indonesian Final. Pertama pada Blibli Indonesia Open (Super 1.000) dan Japan Open 2019 (Super 750).

Pada dua kejuaraan tersebut, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon selalu bisa mengalahkan senior mereka Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di partai puncak.

“Targetnya satu gelar dulu, dari sektor mana saja. Peluang paling besar memang ada di ganda putra. Tapi kemarin di Jepang (Japan Open) ada ganda campuran, ada tunggal putra. Semoga mereka nanti bisa kasih kejutan juga, prestasinya lebih stabil lagi. Karena kita sudah dekat dengan Olimpiade, segala kemungkinan bisa terjadi. Semua negara juga sama,” kata Susy.

Selain itu pada sektor ganda putri, Susy berharap wakil yang diturunkan bisa tampil maksimal. Tak cuma berpartisipasi, tapi juga mampu membuktikannya dengan prestasi.

Susy berharap bahwa ganda putri tidak cuma bergantung kepada Greysia Polii/Apriyani Rahayu saja. Namun, pemain lain yang diturunkan bisa memberikan kejutan dan prestasi.

”Jadi bukan cuma datang meramaikan saja,” ucap peraih emas Olimpiade Barcelona 1992 tersebut.

“Untuk latihan jelang pertandingan sudah kami serahkan ke pelatih. Baik kelemahan dan kelebihan para atlet. Saya juga ingatkan mereka untuk jaga kondisi, jangan sampai sakit. Lalu juga penerapan akurasi di lapangan, fokus dan strategi untuk menghapal dan menghadapi lawan. Karena lawannya kan itu-itu saja,” ujar Susy.

Greysia/Apriyani, harap Susy, bisa minimal menembus semifinal. Mereka dituntut lebih serius karena sekarang levelnya kejuaraan dunia.

Susy juga ingin agar pemain muda juga bisa melesat. Misalnya Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta. Mereka wajib membuktikan mereka mampu bersaing. Begitu juga dengan Jauza Fadhila Sugiarto/Yulfira Barkah.

”Kalau (Della/Rizki) tidak bisa membuktikan, berarti SK prioritasnya akan kami tarik. Karena kan tujuan kami saat ini ke Olimpiade,” ungkap Susy.

Terdapat 18 pebulutangkis pelatnas yang masuk dalam Surat Keputusan Prioritas. Itu ditentukan melalui SK No SKEP/001/0.3/I/2019 yang ditandatangani Ketua Umum PP PBSI Wiranto.

Penghuni pelatnas terbagi dalam dua level, yaitu level utama dan pratama. Pada 2019, PBSI menetapkan empat klasifikasi SK yakni SK Prioritas, SK Utama, SK Pratama, dan SK Magang. Atlet SK Prioritas adalah yang yang diproyeksikan menembus Olimpiade 2020 di Tokyo.

Tim Indonesia akan bertolak ke Swiss pada Rabu (14/8), menumpang maskapai Turkish Airlines TK 570 pukul 21.00 WIB.

Daftar Pemain Indonesia di World Championships 2019

Tunggal Putra: Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Tommy Sugiarto
Tunggal Putri: Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani
Ganda Putra: Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan/Hardianto, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan
Ganda Putri: Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, Jauza Fadhila Sugiarto/Yulfira Barkah
Ganda Campuran: Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Ronald Alexander/Annisa Saufika.

Editor : Ainur Rohman

Close Ads